HeadlineKota Besar

Warga Barata Jaya Tolak Toko Mihol Baru, DPRD: Pemkot Wajib Dengarkan Aspirasi Masyarakat

×

Warga Barata Jaya Tolak Toko Mihol Baru, DPRD: Pemkot Wajib Dengarkan Aspirasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Azhar Kahfi.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Perjuangan warga RW 3 Barata Jaya dalam menolak rencana operasional toko minuman beralkohol (mihol) Spiritshaus di Jalan Barata Jaya XIX, Kecamatan Gubeng, mendapat dukungan dari legislatif.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, menegaskan komitmennya untuk membersamai masyarakat hingga aspirasi mereka benar-benar didengar oleh pemerintah.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Politisi Partai Gerindra ini menilai, penolakan yang disuarakan pengurus RT, RW, hingga tokoh masyarakat setempat bukanlah bentuk penolakan terhadap investasi, melainkan reaksi wajar untuk menjaga kondusivitas dan ketenteraman lingkungan hunian.

Oleh karena itu, ia mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk bijak dan tidak hanya bersandar pada lembaran dokumen administratif semata.

“Pemkot Surabaya harus melihat kondisi psikologis warga sebelum kemudian memberikan izin kepada pengusaha. Aspirasi masyarakat harus menjadi bahan pertimbangan mutlak. Tidak boleh ada izin yang dipaksakan jika lingkungan sekitarnya dengan tegas menolak,” ujar Kahfi, Senin (20/7/2026).

Ia menambahkan, pendekatan humanis harus diutamakan dalam setiap pengambilan kebijakan publik, terutama yang bersentuhan langsung dengan zona pemukiman warga.

“Surabaya ini milik bersama. Kita semua ingin iklim investasi di kota ini tumbuh subur, tetapi jangan sampai pertumbuhan ekonomi dibayar mahal dengan terkikisnya rasa aman warga,” kata dia.

“Bisnis yang baik adalah bisnis yang mampu merangkul dan dihormati oleh lingkungan sekitarnya, bukan yang meninggalkan luka sosiologis,” tambah Kahfi.

Guna memastikan situasi di lapangan tetap aman dan kondusif, Kahfi menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung mengawal proses ini.

Ia juga menyoroti potensi adanya tekanan atau ancaman dari pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan celah konflik ini untuk menekan para pengurus kampung.

“Saya memastikan akan terus membersamai warga dan mengawal apa yang menjadi harapan masyarakat RW 3 Barata Jaya,” tegas legislator muda tersebut.

Example 300250
Baca Juga  Aksi Ugal-ugalan Suroboyo Bus di Jalan Prapen Viral, Warga Sebut Nyaris Tersenggol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *