Jateng

Wakil Jawa Timur Jaga Asa di MLSC All-Stars 2026 Surabaya Selangkah Lagi ke Perempat Final

×

Wakil Jawa Timur Jaga Asa di MLSC All-Stars 2026 Surabaya Selangkah Lagi ke Perempat Final

Sebarkan artikel ini
All-Stars Surabaya menjadi wakil Jawa Timur dengan catatan paling impresif sejauh ini. Menghadapi All-Stars Samarinda pada laga Grup A, Surabaya berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 melalui gol tunggal Emily Zitara pada menit ke-37.
Example 468x60

Kudus, Jatimmandiri.id – Tim-tim asal Jawa Timur menunjukkan performa kompetitif pada hari kedua MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Rabu (24/6).

All-Stars Surabaya sukses menjaga tren positif dan semakin dekat ke babak perempat final, sementara All-Stars Malang masih berupaya mempertahankan peluang lolos ke fase gugur.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

All-Stars Surabaya menjadi wakil Jawa Timur dengan catatan paling impresif sejauh ini. Menghadapi All-Stars Samarinda pada laga Grup A, Surabaya berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 melalui gol tunggal Emily Zitara pada menit ke-37.

Sejak awal pertandingan, Surabaya tampil dominan dengan mengandalkan penguasaan bola dan variasi serangan dari kedua sisi lapangan. Namun rapatnya pertahanan Samarinda membuat tim asuhan Sai Dong harus bekerja keras sebelum akhirnya memecah kebuntuan pada babak kedua.

Kemenangan tersebut membuat Surabaya mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan memuncaki klasemen sementara Grup A. Hasil imbang pada laga terakhir sudah cukup untuk mengantarkan mereka keluar sebagai juara grup sekaligus melaju ke babak perempat final.

Pelatih Surabaya, Sai Dong, menilai keberhasilan timnya tidak lepas dari kecerdikan para pemain dalam menerapkan strategi yang telah disiapkan, terutama dengan memanfaatkan kecepatan pemain sayap untuk membongkar pertahanan lawan.

Sementara itu, perjuangan berbeda dialami All-Stars Malang. Menghadapi All-Stars Jakarta, tim asal Kota Apel tersebut harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2.

Meski kalah, Malang menunjukkan perkembangan permainan dibanding laga sebelumnya. Sempat tertinggal lebih dulu, Malang mampu menyamakan kedudukan lewat aksi individu Garneta Falentina Imelda pada menit ke-15. Namun sebuah gol bunuh diri pada babak kedua membuat mereka pulang tanpa poin.

Asisten Pelatih All-Stars Malang, Syamsul Huda, menilai anak asuhnya telah menunjukkan peningkatan performa, meski faktor penyelesaian akhir dan kepercayaan diri masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

Baca Juga  BAZNAS Blora Konsisten Bedah Lima Rumah Setiap Bulan untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem

“Kami melihat ada perkembangan dibanding pertandingan pertama. Pemain sudah lebih berani bermain dan mampu mengimbangi lawan. Kami akan melakukan evaluasi agar bisa tampil lebih baik pada laga terakhir,” ujarnya.

Meski belum meraih poin, peluang Malang untuk lolos belum sepenuhnya tertutup. Mereka masih memiliki satu pertandingan penentuan melawan All-Stars Samarinda yang dapat menjadi kesempatan terakhir untuk menjaga asa menuju fase knockout.

Di sisi lain, persaingan di grup lain juga berlangsung sengit. Tuan rumah All-Stars Kudus memastikan tiket perempat final setelah mengalahkan All-Stars Bekasi 3-0 dan memimpin klasemen Grup C dengan enam poin.

Pada Grup B, duel dua kandidat kuat, All-Stars Yogyakarta dan All-Stars Semarang, berakhir imbang 1-1. Hasil tersebut membuat keduanya sama-sama mengoleksi empat poin dan membuka peluang besar menuju fase gugur.

Hingga berakhirnya pertandingan hari kedua, Surabaya menjadi satu-satunya tim yang telah berada di ambang perempat final dari Grup A, sedangkan Malang masih harus berjuang pada laga terakhir untuk menjaga harapan Jawa Timur menambah wakil di babak knockout MLSC All-Stars 2026.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *