Edu-Life & Sport

UNJ Siapkan 65 Relawan untuk Peserta Disabilitas

×

UNJ Siapkan 65 Relawan untuk Peserta Disabilitas

Sebarkan artikel ini
Calon mahasiswa disabilitas dalam tahapan seleksi penerimaan mahasiswa baru (panmaba) mandiri jalur disabilitas UNJ, di Kampus UNJ, Jakarta.
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id –  Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengerahkan 65 relawan untuk mendampingi 137 calon mahasiswa yang mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru (Penmaba) Mandiri Jalur Disabilitas 2026. Pendampingan dilakukan sejak peserta tiba di kampus hingga seluruh rangkaian seleksi selesai sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ, Ifan Iskandar, mengatakan kampus berupaya memastikan setiap calon mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan akademiknya.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“UNJ berupaya memastikan setiap calon mahasiswa memperoleh kesempatan yang setara untuk menunjukkan potensi akademiknya. Karena itu, layanan pendukung terus kami siapkan agar proses seleksi berjalan secara adil dan aksesibel,” kata Ifan dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, layanan inklusif tidak hanya diberikan saat proses penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga selama mahasiswa menjalani pendidikan di UNJ.

Dalam pelaksanaan seleksi, peserta tunanetra, autisme, dan ADHD didampingi Relawan Disabilitas UNJ (REDIS). Sementara peserta dengan hambatan pendengaran mendapat dukungan juru bahasa isyarat yang ditempatkan di ruang ujian.

Koordinator REDIS Penmaba Disabilitas, Prila Ahdanila, mengatakan kebutuhan pendampingan telah dipetakan sebelum ujian berlangsung. Data dari Kantor Admisi digunakan untuk menyesuaikan jumlah relawan dengan kebutuhan peserta.

“Relawan membantu mobilisasi peserta dan menjembatani komunikasi antara panitia dengan peserta disabilitas, sementara proses administrasi dan verifikasi tetap ditangani oleh pihak Admisi,” ujarnya.

Tahun ini REDIS melibatkan 65 relawan dari berbagai program studi dan angkatan yang telah dibekali pelatihan bahasa isyarat serta pendampingan disabilitas. Mereka bertugas mendampingi peserta saat ujian tertulis hingga wawancara.

Jumlah peserta Penmaba Mandiri Jalur Disabilitas 2026 mencapai 137 orang, meningkat sekitar 9,6 persen dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 125 peserta. Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Bahasa dan Seni menjadi tiga fakultas yang paling diminati, sedangkan Program Sarjana Terapan Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan menjadi program studi dengan peminat terbanyak.

Baca Juga  Liga Sepak Takraw Indonesia 2026 Resmi Dimulai, Surabaya Jadi Tuan Rumah Pembukaan Wilayah 2

Kepala Kantor Admisi UNJ, I Wayan Sugita, menilai peningkatan jumlah peserta menunjukkan semakin besarnya minat penyandang disabilitas melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan inklusif yang disediakan UNJ.

“Jumlah peserta tahun ini mencapai 137 orang. Kenaikan ini menunjukkan semakin banyak penyandang disabilitas yang tertarik melanjutkan pendidikan tinggi dan melihat UNJ sebagai pilihan untuk melanjutkan studi,” ujar Wayan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *