Metropolitan

Terseret Kasus TPPO, Begini Klarifikasi Gion Spa Surabaya

×

Terseret Kasus TPPO, Begini Klarifikasi Gion Spa Surabaya

Sebarkan artikel ini
Felix Prasetya selaku Legal Gion Spa.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Manajemen Gion Spa Surabaya memberikan klarifikasi terkait dugaan keterlibatan pekerja di bawah umur yang sempat menjadi perhatian publik.

Pihak manajemen menegaskan bahwa mereka merupakan korban dari agensi luar yang diduga menggunakan identitas palsu saat merekrut pekerja.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Legal Gion Spa, Felix Prasetya, menjelaskan bahwa pekerja tersebut masuk melalui agensi dengan menggunakan data KTP asal Lampung.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan ketidaksesuaian identitas dan kasus tersebut kini sedang diproses oleh kepolisian Lampung.

“Gion Spa tidak pernah mempekerjakan terapis di bawah umur. Karena itu, ketika agensi yang terlibat ini terdeteksi melakukan pemalsuan identitas, kami langsung berkoordinasi dan melaporkan kepada kepolisian. Hingga saat ini masih dalam penanganan hukum,” kata Felix ditemui Jatimmandiri.id, Senin, 8 Juni 2026.

Akibat kasus tersebut, Gion Spa mengaku mengalami kerugian finansial dan pencemaran nama baik hingga sempat terjadi penutupan sementara.

Padahal, usaha tersebut telah beroperasi selama kurang lebih 7 tahun.

Selain itu, pihak manajemen memastikan status perizinan Gion Spa masih aktif, meski saat ini sedang dilakukan penyesuaian administrasi mengikuti regulasi terbaru dari pemerintah.

Sebagai langkah pencegahan, Gion Spa memperketat proses verifikasi identitas pekerja dan bekerja sama dengan dinas terkait untuk memastikan keaslian data.

“Kami berharap masyarakat dapat melihat persoalan ini secara objektif sembari menunggu proses hukum terhadap pihak agensi selesai ditangani kepolisian,” tuntas Felix.

Example 300250
Baca Juga  Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Balik Nama Aset Demi Kelancaran Perlinsos Digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *