Jakarta,Jatimmandiri.id-Hasil Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dilakukan Litbang Kompas menunjukkan mayoritas masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kualitas pelayanan yang diberikan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Berbagai aspek pelayanan publik dinilai mengalami peningkatan, mulai dari profesionalisme petugas hingga kemudahan akses layanan.
Dalam survei tersebut, responden memberikan apresiasi terhadap kualitas fasilitas pelayanan kepolisian, kemudahan memperoleh layanan, penyelesaian laporan pengaduan masyarakat, perlindungan data pribadi, hingga pelayanan yang menjunjung tinggi prinsip profesionalisme, kesetaraan, dan nondiskriminasi.
Hasil survei juga menunjukkan bahwa layanan administrasi kepolisian masih menjadi jenis pelayanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat. Di sisi lain, tingkat kepuasan terhadap profesionalitas pelayanan Polri tercatat mengalami peningkatan dibandingkan hasil survei pada tahun sebelumnya.
Capaian tersebut dinilai sejalan dengan berbagai program transformasi pelayanan yang terus dilakukan Polri, di antaranya melalui penguatan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Presisi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), standardisasi pelayanan, digitalisasi layanan publik, serta penguatan sistem evaluasi untuk menjaga mutu pelayanan secara berkelanjutan.
Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, mengatakan hasil survei tersebut menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi bagi seluruh jajaran Polri agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap penilaian masyarakat menjadi bagian penting dalam proses evaluasi kami. Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan,” kata Johnny Eddizon Isir.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat hanya dapat dibangun melalui pelayanan yang berkualitas, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Karena itu, Polri akan terus mendorong inovasi pelayanan agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta tuntutan masyarakat.
Survei Litbang Kompas tersebut dilaksanakan pada 9–18 April 2026 dengan melibatkan 1.200 responden dari berbagai daerah di Indonesia.
Hasil survei kemudian dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026 sebagai bagian dari evaluasi persepsi publik terhadap kinerja Polri pada triwulan kedua tahun ini.
Temuan survei ini menjadi salah satu indikator bahwa berbagai program transformasi yang dijalankan Polri mulai mendapat apresiasi dari masyarakat, sekaligus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara profesional, humanis, dan berbasis kebutuhan masyarakat.












