BeritaHeadline

Suahasil Resmi Jadi Menkeu

×

Suahasil Resmi Jadi Menkeu

Sebarkan artikel ini
Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (14/9). Antara
Example 468x60

Jakarta, Jatim Mandiri

Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026 di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9). Suahasil menjadi Menkeu ketiga dalam pemerintahan Prabowo dengan tugas menjaga kredibilitas APBN, termasuk rencana Transfer ke Daerah sebesar Rp735 triliun pada 2027.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang menjabat sejak 8 September 2025. Sebelumnya, posisi tersebut dipegang Sri Mulyani Indrawati.

Selepas pengambilan sumpah, Suahasil menandatangani berita acara pelantikan yang disaksikan Presiden. Prabowo kemudian memberikan ucapan selamat kepada Suahasil dan keluarganya.

Suahasil mengatakan, Presiden memberikan arahan agar Kementerian Keuangan menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara. “Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ujar Suahasil seperti dikutip Antara.

Menurut dia, APBN harus dikelola secara sehat dan tepercaya agar mampu mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah. “APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah. Karena itu, APBN-nya harus sehat,” tegasnya.

“Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel,” lanjut Suahasil.

Ia juga memastikan defisit APBN tetap dijaga di bawah tiga persen terhadap produk domestik bruto. Komitmen tersebut diperlukan untuk menjaga stabilitas perekonomian dan kepercayaan terhadap pengelolaan fiskal.

Dalam RAPBN 2027, pemerintah merencanakan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun. Jumlah tersebut meningkat 5,5 persen dibandingkan proyeksi realisasi 2026 sebesar Rp696,9 triliun.

TKD diarahkan untuk membiayai belanja pokok daerah, pelayanan dasar, dan operasional pemerintahan. Anggaran tersebut juga ditujukan mengurangi kesenjangan kemampuan keuangan antardaerah.

Sebelum pergantian Menkeu, Purbaya menegaskan pentingnya TKD dalam memperkuat kualitas pembangunan daerah. “TKD harus ikut mendorong daya saing daerah,” kata Purbaya dalam rapat kerja bersama Komite IV DPD RI, Senin (14/9).

Baca Juga  Utang Luar Negeri Tembus USD 453,4 M

Bagi Jatim, transfer pusat menjadi salah satu komponen penting dalam RAPBD 2027. Pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp26,4 triliun. Jumlah tersebut terdiri atas pendapatan asli daerah Rp17,7 triliun, pendapatan transfer Rp8,67 triliun, serta pendapatan sah lainnya Rp28 miliar.

Pendapatan transfer mencakup sekitar 32,8 persen dari total pendapatan daerah.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, belanja daerah 2027 tetap memperhatikan ketentuan penganggaran wajib.

“Alokasi belanja pegawai di luar tunjangan guru yang dialokasikan melalui TKD paling tinggi sebesar 30 persen dari total belanja daerah,” ujar Khofifah, Kamis (10/9).

Suahasil memiliki pengalaman dalam kebijakan fiskal dan desentralisasi. Ia menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan Bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009–2011.

Ia juga pernah menjadi Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah hingga 2015. Suahasil kemudian menjabat Kepala Badan Kebijakan Fiskal secara definitif mulai 31 Oktober 2016.

Suahasil menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 25 Oktober 2019. Ia kembali dilantik untuk posisi tersebut dalam Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2024.

Suahasil meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia. Ia memperoleh gelar magister dari Cornell University dan doktor ekonomi dari University of Illinois Urbana-Champaign.

Pasar saham bergerak membaik setelah sempat tertekan pada perdagangan Senin. IHSG yang sebelumnya turun sekitar 2,5 persen mengakhiri perdagangan dengan pelemahan 0,10 persen pada posisi 6.534,69.

Pengamat pasar menilai kesinambungan kebijakan menjadi salah satu pertimbangan investor. Namun, pergerakan IHSG juga dipengaruhi sentimen global dan harga komoditas. (*/ibn)

 

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kediri, Jatim Mandiri Bea Cukai Kediri bersama Satpol PP Jombang menemukan modus penjualan rokok ilegal menggunakan sepeda motor yang dimodifikasi…

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Sundaland pernah menjadi bentang daratan luas dengan air, tanah subur, mineral, gunung, dan laut yang mendukung…