Jatim

Sopir Truk Meninggal di Kabin Saat Bongkar Muat di Mojokerto, Diduga Akibat Riwayat Penyakit

×

Sopir Truk Meninggal di Kabin Saat Bongkar Muat di Mojokerto, Diduga Akibat Riwayat Penyakit

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi sopir tewas di kabin.
Example 468x60

Mojokerto, Jatimmandiri.id – Seorang sopir truk asal Kabupaten Pasuruan ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kendaraannya saat hendak melakukan proses bongkar muat di area PT Sumber Artha, Desa Ketemasdungus, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban diketahui bernama Yudi Wijaya (50), warga Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Saat itu, korban datang ke lokasi untuk mengangkut barang kebutuhan pabrik.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Peristiwa tersebut sempat menggegerkan karyawan perusahaan setelah korban yang baru memarkirkan truknya tidak kunjung keluar dari kabin.

Kapolsek Puri, AKP Agus Setiawan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, awalnya petugas keamanan perusahaan memanggil korban untuk mengambil surat jalan sebagai bagian dari prosedur bongkar muat.

“Satpam memanggil sopir yang ada di atas truk untuk mengambil surat jalan,” ujar AKP Agus Setiawan, Selasa (30/6/2026).

Namun, panggilan tersebut tidak mendapat respons. Petugas keamanan kemudian mencoba mengetuk kaca kabin beberapa kali, tetapi korban tetap tidak menunjukkan tanda-tanda bergerak.

“Kaca truk sempat digedor, tetapi korban tidak bangun dan tidak ada pergerakan. Selanjutnya, pihak perusahaan melaporkan kejadian itu ke Polsek Puri,” jelasnya.

Menerima laporan tersebut, anggota Polsek Puri bersama tim medis dari puskesmas serta Unit Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap korban.

“Kami datang ke lokasi bersama petugas puskesmas dan tim identifikasi dari Polres Mojokerto,” tambah Agus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban.

“Hasil visum luar tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan,” tegasnya.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RS Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga  Kecelakaan Tunggal di Mojokerto, Dua Pendaki Terluka

Polisi menduga korban meninggal dunia akibat riwayat penyakit yang dideritanya. Dugaan tersebut diperkuat dengan keterangan awal di lokasi serta ditemukannya secangkir kopi di dalam kabin truk. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Korban memiliki riwayat sakit. Di dalam truk juga ditemukan minuman kopi. Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas AKP Agus Setiawan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *