Kota Besar

Serap Aspirasi di Lontar, Cak Yebe Kawal Pembangunan U-Ditch hingga Kucurkan Bantuan Rutilahu

Penulis: Alif Bintang
×

Serap Aspirasi di Lontar, Cak Yebe Kawal Pembangunan U-Ditch hingga Kucurkan Bantuan Rutilahu

Sebarkan artikel ini
Cak Yebe menggelar reses titik terakhir di RT 6/RW 7, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Kamis (8/10/2026).
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, atau yang akrab disapa Cak Yebe, menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat usulan pembangunan warga dari tingkat bawah.

Hal tersebut disampaikannya saat menggelar reses titik terakhir di Candi Lontar RT 6/RW 7, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Kamis (8/10/2026).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan keluhan terkait proyek pemasangan saluran U-Ditch di kawasan RW 7 yang hingga kini belum terealisasi.

Menanggapi hal itu, Cak Yebe meminta pengurus RT dan RW lebih proaktif memastikan seluruh usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) terdokumentasi dengan baik, serta menyerahkan salinannya kepada legislator dari daerah pemilihan (dapil) setempat.

“Kalau ada Musrenbang dan menyampaikan usulan terkait infrastruktur dan lainnya, sebisa mungkin memberikan salinan usulan tersebut kepada anggota dewan dapil agar menjadi atensi bagi dewannya untuk mengawal usulan tersebut sampai pada tahapan realisasinya,” ujar Cak Yebe.

Sinergi antara pengurus lingkungan dan anggota dewan dinilai sangat krusial agar aspirasi tidak jalan di tempat.

Pengawalan secara berkelanjutan juga diperlukan untuk memantau sejauh mana perkembangan program pembangunan yang telah masuk dalam perencanaan Pemkot Surabaya.

Aksi nyata pun langsung ditunjukkan Bendahara DPC Partai Gerindra Kota Surabaya ini. Melihat kendala di lapangan, Cak Yebe menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp20 juta untuk merenovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) milik Mustofa, warga setempat yang usulan rutilahu pemerintahnya tak kunjung terealisasi.

“Di kesempatan ini saya juga memberikan bantuan tunai sebesar Rp20 juta untuk renovasi rumah tidak layak huni milik Bapak Mustofa yang sempat diajukan melalui program rutilahu dan belum terealisasi,” kata Bendahara DPC Gerindra Kota Surabaya ini.

Tidak berhenti di situ, Cak Yebe turut menyerahkan bantuan tunai Rp5 juta bagi pengurus RT 6 RW 7 Kelurahan Lontar.

Baca Juga  Buntut Arogansi Staf Kelurahan Wonokusumo, Komisi A DPRD Surabaya Desak Camat dan Lurah Keluar dari Balik Meja

Dana stimulus tersebut dialokasikan untuk pembenahan dan penataan lahan fasilitas umum (fasum) agar dapat dimanfaatkan sebagai sarana olahraga warga.

“Bantuan Rp5 juta ini menjadi anggaran awal untuk merapikan tanah fasum yang akan digunakan sebagai sarana olahraga senam warga dan bola voli,” tutur dia.

Penataan fasum ini diharapkan mampu menghadirkan ruang ruang publik yang dekat dan memadai bagi aktivitas fisik warga, sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan permukiman.

Menutup rangkaian resesnya, Cak Yebe memastikan seluruh deretan aspirasi warga, mulai dari drainase U-Ditch, rutilahu, hingga fasilitas olahraga, akan masuk dalam agenda prioritas pengawasan DPRD Surabaya.

“Ya semoga bantuan ini bisa segera dimanfaatkan untuk kebutuhan warga dan memberikan manfaat. Saya juga akan terus mengawal usulan yang disampaikan warga agar bisa ditindaklanjuti sampai terealisasi,” pungkas Cak Yebe.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *