Jateng

Satlantas Sragen Edukasi Warga Pentingnya Tertib Berlalu Lintas

×

Satlantas Sragen Edukasi Warga Pentingnya Tertib Berlalu Lintas

Sebarkan artikel ini
Kasat Lantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirta Satrio Leksono memberikan sosialisasi Operasi Patuh Candi 2026 kepada jemaah Masjid Jami Suwatu.
Example 468x60

Sragen, Jatimmandiri.id – Pendekatan humanis terus dikedepankan Satlantas Polres Sragen dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026.

Tidak hanya fokus pada penegakan aturan lalu lintas, jajaran kepolisian juga aktif membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan edukasi langsung di lingkungan warga.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kegiatan sosialisasi Operasi Patuh Candi 2026 kali ini digelar di Masjid Jami Suwatu, Desa Suwatu, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen.

Kegiatan dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirta Satrio Leksono didampingi Kanit Kamsel Satlantas bersama personel lainnya.

Kehadiran polisi di tengah jemaah mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan tokoh agama setempat.

Momentum tersebut dimanfaatkan Satlantas Polres Sragen untuk menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas sekaligus mengajak masyarakat menjadi pelopor budaya tertib berlalu lintas di lingkungan masing-masing.

Mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, Kukuh menegaskan bahwa Operasi Patuh Candi 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan di jalan raya.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar menghindari pelanggaran, melainkan bentuk tanggung jawab untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu kami hadir langsung di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis dan persuasif,” ujar Kukuh, Sabtu, 6 Juni 2026.

Dalam sosialisasi tersebut, petugas memberikan edukasi mengenai pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, penggunaan sabuk pengaman, kelengkapan surat kendaraan, hingga larangan menggunakan telepon seluler saat berkendara.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar selalu mematuhi rambu lalu lintas dan menjaga etika berkendara demi menciptakan keamanan dan keselamatan bersama.

Menurut Kukuh, masjid menjadi salah satu tempat strategis untuk membangun komunikasi antara Polri dan masyarakat karena mampu menjangkau berbagai kalangan secara langsung dalam suasana yang lebih akrab dan kekeluargaan.

Baca Juga  Kasus Penebangan Liar Kades Lebengjumuk Terkuak, Begini Kronologinya

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap pesan keselamatan bisa lebih mudah diterima masyarakat sekaligus mempererat hubungan baik antara Polri dan warga,” katanya.

Tak hanya memberikan edukasi, Satlantas Polres Sragen juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyerahkan bantuan material bangunan berupa semen kepada pengurus Masjid Jami Suwatu yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

Bantuan tersebut diterima langsung pengurus masjid dan diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan fasilitas ibadah yang nantinya dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.

Tokoh agama setempat, Ustaz Ahmadi, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan Satlantas Polres Sragen.

Menurutnya, pendekatan humanis seperti ini mampu menghadirkan rasa kedekatan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain memberikan pemahaman tentang pentingnya tertib berlalu lintas, juga menunjukkan kepedulian Polri terhadap pembangunan sarana ibadah dan kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan edukasi dan bakti sosial tersebut, Satlantas Polres Sragen berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Sragen.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *