Jatim

Sarasehan Hari Jadi ke-81 Jatim di KRI Makassar: Perkuat Gerbang Baru Nusantara dan Ekonomi Rp3.400 Triliun

Penulis: Hari AgungEditor: Alif Bintang
×

Sarasehan Hari Jadi ke-81 Jatim di KRI Makassar: Perkuat Gerbang Baru Nusantara dan Ekonomi Rp3.400 Triliun

Sebarkan artikel ini
Hari Jadi ke-81 Jatim
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono dalam Sarasehan Hari Jadi ke-81 Jatim di KRI Makassar
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Pemprov Jawa Timur menggelar Sarasehan Hari Jadi ke-81 di atas geladak KRI Makassar-590 untuk memperkuat visi Gerbang Baru Nusantara.
  • Perputaran ekonomi Jatim tercatat menembus Rp3.400 triliun pada 2025, ditopang sektor industri, perdagangan antardaerah, hingga kerja sama dengan 38 perwakilan luar negeri.
  • Konektivitas transportasi terus diakselerasi melalui penguatan Trans Jatim hingga rencana proyek Surabaya Regional Rail Line (SRRL) pada 2028.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan kembali posisi strategisnya dalam mengakselerasi pembangunan nasional melalui penguatan konsep Gerbang Baru Nusantara. Komitmen tersebut dibahas secara mendalam dalam Sarasehan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur bertajuk “Jawa Timur Unggul, Maju, Berkelanjutan” yang dihelat di atas kapal perang KRI Makassar-590, Selasa (13/10/2026). Forum ini menjadi ruang sinergi bagi jajaran birokrasi, akademisi, dan praktisi dalam merumuskan peta jalan pembangunan berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menggarisbawahi urgensi transformasi komunikasi birokrasi yang berpijak pada kebutuhan riil warga. Baginya, sebaik apa pun capaian sebuah kebijakan, efektivitasnya bergantung pada transparansi penyampaian informasi dan keterbukaan pemerintah dalam mendengar aspirasi publik.

“Sekali lagi, komunikasi, strategi komunikasi, dan mendengar menjadi hal penting. Pemerintah dengan transformasinya sekarang bukan lagi menurut kita, tetapi bagaimana mendengar masyarakat yang membutuhkan. Apa pun yang kita lakukan akan menjadi hebat, tetapi kalau masyarakat tidak terinformasi, mereka tidak bisa melakukan aktivitas yang menjadi bagian penting dari peran pemerintah sebagai enabler,” tegas Adhy.

Gerbang Baru Nusantara: Identitas Masa Depan dan Komunikasi Publik Partisipatif

Sorotan terhadap identitas pembangunan daerah dipaparkan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim. Ia mengemukakan bahwa gagasan Gerbang Baru Nusantara berfungsi sebagai strategi marketing places Jawa Timur yang memadukan rekam jejak historis, realitas masa kini, dan visi jangka panjang untuk rentang lima hingga sepuluh tahun mendatang melalui aksi nyata organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga  Polres Gresik Sediakan Ambulans Gratis, Bantu Pasien Asal Bawean Dapat Layanan Medis

Dari sudut pandang tata kelola informasi, pengamat komunikasi politik Universitas Airlangga, Suko Widodo, mendorong pergeseran paradigma komunikasi satu arah menuju pola dialogis dua arah. Pemerintah daerah dinilai perlu membudayakan kebiasaan mendengar aspirasi, kritik, dan masukan melalui media sosial serta jejaring komunitas, termasuk melibatkan generasi muda.

Menurut Suko, narasi kemajuan daerah wajib didukung riset dan akurasi data lapangan agar masyarakat merasakan dampak langsung dari setiap program yang digulirkan.

Pondasi Ekonomi Rp3.400 Triliun dan Integrasi Transportasi Logistik Global

Dari sektor perekonomian riil, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Iwan, membeberkan bahwa perputaran ekonomi Jawa Timur pada 2025 berhasil mencapai angka Rp3.400 triliun. Pilar industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian menjadi motor utama ketahanan ekonomi tersebut.

Pemerintah provinsi terus memperlebar sayap dagang melalui penetrasi pasar luar negeri dan misi dagang antardaerah, penguatan ekosistem domestik, hingga gelaran pasar murah yang melibatkan sekitar 90 ribu peserta dan 2.590 UMKM. Selain itu, jaringan pasar internasional dibuka lewat kolaborasi bersama 38 lembaga perwakilan di luar negeri dan atase perdagangan.

Kekuatan ekonomi tersebut dikawal oleh kesiapan sarana perhubungan. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono, menegaskan bahwa konektivitas moda darat, laut, udara, dan perkeretaapian menjadi kunci memperkuat predikat Jatim dari gerbang Nusantara menuju gerbang dunia. Langkah nyata diwujudkan melalui:

  • Perluasan operasional bus Trans Jatim yang terintegrasi dengan angkutan pengumpan (feeder).
  • Rencana konstruksi Surabaya Regional Rail Line (SRRL) yang dijadwalkan mulai 2028.
  • Pengembangan rel kereta api berbasis kawasan berorientasi transit (Transit-Oriented Development/TOD).

Apresiasi TNI AL dan Kolaborasi Lintas Matra

Pelaksanaan sarasehan di atas kapal perang turut menjadi simbol kebersamaan matra laut dengan pemerintah daerah. Komandan KRI Makassar-590, Letkol Laut (P) Widi Aditya, menyambut hangat dan mengapresiasi penunjukan kapal perangnya sebagai lokasi pertemuan strategis provinsi.

Baca Juga  Pemprov Jatim Siapkan Skema Hibah Berbasis Prestasi: Khofifah Perketat Kontrak Kinerja Anggaran Olahraga Lewat Raperda

“Merupakan suatu kebanggaan bagi kami, seluruh prajurit KRI Makassar, dapat mendukung kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kami akan memberikan yang terbaik demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan. Semoga ini menjadi cerita yang baik, pengalaman yang bagus bagi kita, pengalaman yang bisa diceritakan kepada keluarga kita ketika nanti selesai acara,” ungkap Letkol Widi.

Melalui konsolidasi lintas sektor di KRI Makassar, Pemprov Jatim memadukan arahan kebijakan, identitas pembangunan, tata komunikasi publik, hingga penguatan rantai logistik guna memantapkan kontribusi Jawa Timur dalam menopang pertumbuhan nasional.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jatim

Jember, Jatimmandiri.id – KA Probowangi menjadi salah satu tulang punggung transportasi publik di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember. Kereta…