Jateng

RSUD RA Kartini Hadirkan Cathlab, Pasien Jantung BPJS Jepara Kini Lebih Mudah Berobat

×

RSUD RA Kartini Hadirkan Cathlab, Pasien Jantung BPJS Jepara Kini Lebih Mudah Berobat

Sebarkan artikel ini
Suasana kamar bedah jantung dengan fasilitas yang lebih memadai.
Example 468x60

Jepara, Jatimmandiri.id, – Masyarakat Jepara yang menjadi peserta BPJS Kesehatan kini memiliki akses lebih mudah untuk mendapatkan penanganan penyakit jantung. RSUD RA Kartini Jepara resmi menghadirkan layanan Cathlab, sehingga pasien tidak lagi harus berobat ke luar daerah dengan biaya yang bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Peresmian layanan tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara penambahan layanan Cathlab antara Direktur RSUD RA Kartini Jepara, dr. Tri Iriantiwi, dan Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kudus, dr. Heni Riswanti, pada akhir Mei lalu.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Dengan penambahan layanan ini, RSUD RA Kartini menjadi salah satu dari 35 rumah sakit di sejumlah wilayah, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Sumatra Utara, yang kini dapat memberikan layanan Cathlab bagi pasien jantung peserta BPJS Kesehatan.

Direktur RSUD RA Kartini Jepara, dr. Tri Iriantiwi, menyebut kehadiran layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Jepara. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Komisi VIII DPR RI, H. Abdul Wachid, yang dinilai turut berperan dalam terealisasinya layanan Cathlab bagi peserta BPJS Kesehatan di rumah sakit tersebut.

“Sudah bisa mulai hari ini (layanan Cathlab),” kata Tri Iriantiwi, Selasa (2/6/2026).

Cathlab atau Catheterization Laboratory merupakan fasilitas medis modern yang digunakan untuk mendukung proses diagnosis maupun tindakan terhadap berbagai gangguan jantung dan pembuluh darah.

Fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan medis, seperti pemeriksaan penyempitan pembuluh darah jantung melalui angiografi, pemasangan ring jantung atau stent, penanganan serangan jantung, evaluasi gangguan irama jantung, hingga tindakan lain yang memerlukan akses pembuluh darah dengan metode minimal invasif.

Baca Juga  Polisi Ungkap Kasus Begal di Sukodono Sragen, Karambit dan Benekel Jadi Barang Bukti

Keberadaan Cathlab di RSUD RA Kartini diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien yang mengalami kondisi darurat jantung, sehingga peluang kesembuhan dapat meningkat secara signifikan.

“Penambahan layanan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin lengkap dan berkualitas bagi masyarakat,” jelas Tri Iriantiwi.

Di sisi lain, Abdul Wachid mengaku bersyukur karena layanan Cathlab yang selama ini diperjuangkan akhirnya dapat dinikmati masyarakat Jepara. Menurutnya, selama ini ia kerap menerima laporan warga yang harus mencari pengobatan penyakit jantung ke luar kota dengan biaya yang sangat besar, bahkan melebihi Rp100 juta.

“Padahal meski sudah siap membayar itupun tidak bisa langsung harus mengantre dulu sebulan atau lebih. Akhirnya kita komunikasi dengan Wakil Menkes dan BPJS hingga akhirnya bisa berlaku resmi seperti hari ini,” tandas legislator asal Jepara ini.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *