Jember, Jatimmandiri.id – Dua penghargaan nasional diraih Pemerintah Kabupaten Jember dalam sehari. Namun, capaian tersebut tidak membuat Bupati Jember Gus Fawait mengalihkan perhatian dari persoalan yang lebih mendesak, yakni kelangkaan dan gangguan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah.
Dua penghargaan itu diterima pada Rabu (9/9/2026). Penghargaan pertama diberikan kepada Gus Fawait sebagai Inovator One Stop Service Homecare dalam ajang Ketik.com 9.9 Awarding bertema Melesat Hebat di Mercure Surabaya Grand Mirama Hotel.
Karena tengah menangani persoalan distribusi BBM, Gus Fawait tidak hadir langsung. Penghargaan diterima Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Jember Imam Sudarmadji yang mewakili bupati.
Imam menyampaikan terima kasih kepada Ketik.com. Penghargaan tersebut dinilai menjadi bentuk pengakuan atas upaya Pemkab Jember menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
Penghargaan kedua diberikan KompasTV dalam malam puncak HUT ke-15 bertema INDONESIA B15A di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Jember dinobatkan sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif.
Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman mewakili Bupati Jember. Ia didampingi Sekretaris Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Daerah (TP3D) Kabupaten Jember, Dima Akhyar.
Helmi menyebut apresiasi itu mencerminkan perkembangan ekonomi kreatif Jember yang terus dibangun melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat dan generasi muda. Pemkab juga berkomitmen membuka ruang lebih luas bagi anak muda untuk mengembangkan kreativitas dan potensi lokal.
Di tengah dua capaian tersebut, Gus Fawait justru memusatkan perhatian pada persoalan BBM. Kelangkaan terjadi di sejumlah SPBU dan mulai mengganggu aktivitas masyarakat.
Pemkab Jember melakukan koordinasi dengan Pertamina dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan pasokan dan distribusi BBM kembali normal. Kondisi itu pula yang membuat Gus Fawait tidak dapat menghadiri langsung agenda penerimaan penghargaan.
Pemkab menilai dua penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan inovasi dan kualitas pelayanan publik. Namun, kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas.
Pantauan di sejumlah SPBU wilayah Kota Jember dan beberapa kecamatan menunjukkan antrean pembelian Pertalite, terutama kendaraan roda dua, masih terjadi. Sementara antrean kendaraan roda empat mulai berkurang. Untuk solar, antrean kendaraan besar seperti bus dan truk masih terlihat, salah satunya di kawasan SPBU Jubung.
Penanganan distribusi BBM pun terus menjadi perhatian agar pasokan segera normal dan aktivitas masyarakat Jember kembali berjalan tanpa hambatan.












