Gaya Hidup

Menkes Cek Nutri Level di Gerai Kopi Kekinian

Penulis: AyundaEditor: Ayn
×

Menkes Cek Nutri Level di Gerai Kopi Kekinian

Sebarkan artikel ini
Menkes RI, secara mendadak melakukan sidak di cafe kopi kekinian.
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengecek langsung penerapan Nutri Level pada salah satu gerai minuman kopi kekinian. Sistem tersebut mengelompokkan minuman ke dalam kategori A, B, C, dan D untuk memberikan informasi kepada konsumen mengenai kategori kandungan gizi minuman.

Budi mengatakan penerapan Nutri Level kini telah tersedia di sekitar 1.000 gerai Kopi Kenangan. Ia mengaku sempat menduga sebagian besar minuman kopi kekinian masuk kategori C dan D.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Kalau mau beli kopi kenangan, sekarang udah ada level ABCD-nya. Di seribu outlet mereka sudah ada Nutri Level-nya,” kata Budi di Instagram pribadinya.

“Setelah saya lihat, kopi kenangan itu ternyata banyak B-nya.Saya pikir dulu banyaknya C dan D. Ini favorit saya, kopi kenangan mantan dan Nutri Level-nya. B,” sambungnya.

Budi mengatakan dirinya sengaja mendatangi gerai yang berada dekat dengan kantornya untuk melihat secara langsung penerapan label tersebut.

“Kemarin saya meluncur ke outlet Kopi Kenangan terdekat dari kantor untuk mengecek langsung. Sekarang, kalau teman-teman mau beli Kopi Kenangan, di 1.000 outlet mereka sudah ada Nutri level A, B, C, dan D-nya!” ujarnya.

Salah satu minuman yang disebut Budi adalah Kopi Kenangan Mantan. Minuman tersebut masuk kategori B. Meski demikian, Budi menyarankan konsumen membatasi frekuensi konsumsi minuman kategori tersebut.

“Dulu saya sempat menduga kalau minuman kekinian seperti ini pasti banyakan di level C atau D. Ternyata saya salah, Kopi Kenangan punya banyak menu minuman yang masuk level B. Favorit saya sendiri, Kopi Kenangan Mantan itu ada di level B. Saran saya, kalau minum yang level B ini cukup seminggu dua kali saia,” kata Budi.

“Mantan itu ada di level B. Saran saya, kalau minum yang level B ini cukup seminggu dua kali saja,” lanjutnya.

Baca Juga  Pemkot Surabaya Pastikan Daging Kurban Aman, Organ Terindikasi Penyakit Langsung Diafkirkan

Menurut Budi, pencantuman Nutri Level dapat membantu masyarakat mengetahui kategori minuman sebelum membeli. Ia berharap keterbukaan informasi serupa diterapkan lebih luas oleh pelaku usaha makanan dan minuman.

“Kalau semua restoran berani transparan memasang level ABCD seperti ini, masyarakat kita pasti akan lebih sehat dan panjang umur. Semoga langkah baik Kopi Kenangan ini bisa diikuti oleh semua restoran di Indonesia!” kata Budi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *