Dalam NegeriHeadline

Polri Tegaskan Pengelolaan Rutan Bareskrim Sesuai Prosedur

×

Polri Tegaskan Pengelolaan Rutan Bareskrim Sesuai Prosedur

Sebarkan artikel ini
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan pengelolaan Rutan Bareskrim Polri dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id-Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan pengelolaan Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Pengelolaan tersebut mencakup penerimaan dan penempatan tahanan, pelayanan, kunjungan, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga pengawasan keamanan dan ketertiban.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pengelolaan Rutan Bareskrim berpedoman pada Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perawatan Tahanan di Lingkungan Polri. Setiap tahapan dilaksanakan melalui mekanisme yang telah ditetapkan dan diawasi secara berjenjang.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Pengelolaan Rutan Bareskrim dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Mulai dari penempatan tahanan, pelayanan, kunjungan, pemenuhan kebutuhan makanan dan kesehatan, sampai dengan pengawasan dan penjagaan semuanya memiliki ketentuan yang harus dipatuhi,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Ia menjelaskan, pelayanan kepada tahanan meliputi pembinaan rohani dan jasmani, pemberian makanan, pemeriksaan kesehatan, penyediaan pakaian tahanan, pengaturan waktu kunjungan, hingga mekanisme penyampaian keluhan.

Seluruh pelayanan tersebut merupakan bagian dari perawatan tahanan yang telah diatur dalam Perkap Nomor 4 Tahun 2015.

“Fasilitas dan pelayanan yang diberikan kepada tahanan juga sudah diatur dalam Perkap Nomor 4 Tahun 2015,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kunjungan, setiap pengunjung wajib menjalani pemeriksaan dan pencatatan identitas serta pemeriksaan terhadap barang bawaan. Kunjungan juga hanya dapat dilakukan pada waktu yang telah ditentukan dan tidak dipungut biaya.

Dari sisi keamanan, Johnny menegaskan bahwa pengawasan menjadi bagian penting dalam pengelolaan Rutan Bareskrim. Petugas jaga diwajibkan melakukan pemeriksaan secara berkala maupun insidental, termasuk mengecek kondisi ruang tahanan dan melakukan penggeledahan apabila diperlukan.

“Penjagaan dilakukan secara berlapis. Ada pemeriksaan secara periodik dan insidentil, pengawasan ruang tahanan secara berkala, serta pencatatan setiap kegiatan jaga. Ini semua dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di dalam Rutan,” jelasnya.

Baca Juga  Polri Tetapkan 4 Tersangka Korupsi Kerja Sama BBM Pertamina Patra Niaga–PT AKT, Kerugian Negara Rp486 Miliar

Polri juga menerapkan sejumlah larangan bagi tahanan. Di antaranya membawa alat komunikasi dan uang, melakukan perjudian, serta memasukkan, menyimpan, menggunakan, maupun mengedarkan narkotika di dalam Rutan.

Sementara itu, pengawasan dan pengendalian perawatan tahanan di tingkat Mabes Polri dilakukan melalui supervisi, pemantauan dan evaluasi, serta bimbingan teknis dan pemberian arahan. Pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Kabareskrim Polri dan berjalan secara berjenjang.

Johnny menambahkan, fasilitas Rutan Bareskrim telah disesuaikan dengan kebutuhan perawatan tahanan. Fasilitas tersebut antara lain ruang penjagaan, ruang tahanan, MCK, ruang kunjungan, ruang makan, ruang ibadah, tempat penyimpanan barang titipan, serta perangkat pengamanan seperti kamera CCTV dan alat pendeteksi logam.

“Prinsipnya, seluruh proses perawatan tahanan dilaksanakan berdasarkan prosedur, dengan mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, pelayanan, dan penghormatan terhadap hak-hak tahanan. Pengawasan juga terus dilakukan untuk memastikan seluruh ketentuan berjalan sebagaimana mestinya,” pungkas Johnny.

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

3.563 Napi Langsung Bebas Jakarta, Jatim Mandiri Sebanyak 174.791 narapidana dan anak binaan di seluruh Indonesia menerima remisi dan pengurangan…

Berita

Polda Jatim Kirim Bantuan ke NTT Surabaya, Jatim Mandiri Pemerintah menyiapkan dana siap pakai Rp5 triliun untuk mempercepat penanganan bencana…