Ponorogo, jatimmandiri.id – Polres Ponorogo memperkuat kemitraan dengan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pengukuhan 21 perwakilan Dai Kamtibmas, Rabu (4/11/2026).
Pengukuhan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan sinergi antara kepolisian dan tokoh agama dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Ponorogo.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Binmas AKP Dul Hajis, S.H. Hadir pula personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Ponorogo serta 21 perwakilan Dai Kamtibmas yang dikukuhkan.
Dalam sambutannya, Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama, sangat diperlukan untuk membangun kesadaran, memperkuat kerukunan, dan mencegah potensi gangguan keamanan.
Menurutnya, tokoh agama memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Melalui pesan keagamaan yang disampaikan secara bijak, para dai dapat memberikan pencerahan sekaligus mengajak masyarakat menjaga persatuan dan keharmonisan.
Kapolres berharap Dai Kamtibmas dapat menjadi penghubung komunikasi antara Polri dan masyarakat. Pendekatan dakwah yang menyejukkan dan edukatif diharapkan mampu menumbuhkan sikap toleransi, memperkuat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
Selain itu, para Dai Kamtibmas diharapkan turut berperan dalam menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks, mencegah sikap intoleransi, serta mengantisipasi berkembangnya paham radikalisme yang dapat mengancam persatuan dan kerukunan masyarakat.
Kapolres juga mengingatkan agar pengukuhan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Sebaliknya, para Dai Kamtibmas diharapkan aktif menjalankan perannya di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga situasi kamtibmas.
Ia mengajak seluruh dai untuk menyampaikan pesan-pesan yang menyejukkan, membangun persaudaraan, menjaga toleransi, serta mengajak masyarakat bersama-sama mencegah berbagai potensi gangguan keamanan.
Melalui pengukuhan 21 Dai Kamtibmas tersebut, Polres Ponorogo berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat.
Sinergi lintas elemen ini diharapkan menjadi kekuatan sosial dalam menjaga persatuan, mempererat kerukunan, serta mewujudkan Kabupaten Ponorogo yang aman, damai, dan harmonis.













