Bojonegoro, Jatimmandiri.id– Polres Bojonegoro Polda Jawa Timur kembali menorehkan prestasi dalam pengelolaan keuangan negara. Polres Bojonegoro meraih Peringkat I Satuan Kerja dengan Pagu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Besar pada Penghargaan Semester I Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diberikan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Bojonegoro sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengelolaan anggaran yang dinilai unggul selama semester pertama 2026.
Piagam penghargaan diserahkan langsung Kepala KPPN Tipe A2 Bojonegoro, Teguh Ratno Sukarno, kepada Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty.
Berdasarkan hasil penilaian KPPN, Polres Bojonegoro menempati posisi teratas pada kategori satuan kerja dengan pagu DIPA besar dengan memperoleh total nilai 107,66.
Penilaian dilakukan secara komprehensif melalui sejumlah indikator, antara lain Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), implementasi Kartu Kredit Pemerintah (KKP), pemanfaatan Cash Management System (CMS), ketepatan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara, serta penyelesaian retur Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).
Capaian tersebut menunjukkan pengelolaan anggaran Polres Bojonegoro berjalan secara efektif, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Kapolres Bojonegoro Apresiasi Kinerja Personel
Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengelolaan anggaran.
Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh fungsi di lingkungan Polres Bojonegoro yang terus mengedepankan akuntabilitas, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara,” kata AKBP Yenni.
Ia menegaskan, Polres Bojonegoro berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pelaksanaan anggaran. Pengelolaan keuangan yang profesional diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pengelolaan Anggaran Dukung Tugas Kepolisian
AKBP Yenni menjelaskan, tata kelola keuangan yang baik tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi. Lebih dari itu, pengelolaan anggaran menjadi salah satu fondasi penting untuk memastikan berbagai program kepolisian dapat berjalan secara efektif.
“Dengan pengelolaan anggaran yang tepat, seluruh program kerja, pelayanan publik, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga penegakan hukum dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.
Penghargaan tersebut sekaligus memperkuat komitmen Polres Bojonegoro dalam membangun institusi kepolisian yang modern, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Ke depan, penghargaan dari Kementerian Keuangan RI tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi seluruh personel untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas kinerja, baik dalam pengelolaan keuangan negara maupun pelayanan kepada masyarakat.












