Blitar, Jatimmandiri.id – Polres Blitar Polda Jawa Timur menyiagakan personel tanggap bencana sebagai langkah antisipasi menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meningkat selama puncak musim kemarau 2026. Langkah ini dilakukan menyusul fenomena El Nino yang diperkirakan masih berlangsung hingga September mendatang.
Selain menyiapkan personel, Polres Blitar juga memperkuat kesiapan sarana dan prasarana guna mendukung upaya pencegahan serta penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Blitar.
Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H. mengatakan kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi faktor penting dalam menghadapi potensi bencana, baik karhutla maupun bencana alam lainnya.
Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti Apel Tanggap Bencana di Kabupaten Blitar, Jumat (31/7/2026).
Menurut AKBP Ardy, Polri terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Blitar, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan dan penanganan bencana secara terpadu.
“Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan maupun bencana alam lainnya. Dengan kesiapsiagaan bersama, diharapkan masyarakat dapat terlindungi dan dampak bencana bisa diminimalkan,” ujar AKBP Ardy.
Ia menjelaskan, berbagai upaya antisipasi telah disiapkan, mulai dari peningkatan kesiapan personel, penguatan patroli terpadu, pemanfaatan teknologi untuk deteksi dini, hingga penyediaan sarana pendukung operasi di lapangan.
Melalui langkah-langkah tersebut, Polres Blitar berharap potensi terjadinya karhutla dapat ditekan sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap lingkungan maupun masyarakat.
Kapolres Blitar juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran sampah atau membuka lahan menggunakan api.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran kepada petugas atau melalui layanan Kepolisian 24 jam Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis,” tegas AKBP Ardy.
Polres Blitar berharap sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan karhutla selama musim kemarau sehingga keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.












