Pasuruan, Jatim Mandiri
Polres Pasuruan mengedukasi 34 pelajar SMKN 1 Bangil tentang kecerdasan buatan atau AI, untuk mendukung pembelajaran sekaligus mencegah penyalahgunaan teknologi digital. Kegiatan pada Rabu (12/8) itu membekali siswa dengan pemahaman mengenai manfaat AI, serta risiko hoaks, manipulasi informasi, deepfake, dan penipuan daring.
Edukasi digelar Satbinmas, Satlantas, dan Sihumas Polres Pasuruan dan masih dalam tahap uji coba. Pesertanya merupakan siswa kelas XII jurusan Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG).
Materi difokuskan pada perkembangan AI, manfaatnya dalam pendidikan, serta cara menggunakan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab. Pelajar juga mendapat pemahaman mengenai potensi penyalahgunaan AI yang semakin berkembang.
Materinya mencakup penyebaran hoaks, manipulasi informasi, pembuatan deepfake, hingga modus penipuan daring. Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan, literasi AI perlu diberikan sejak bangku sekolah agar generasi muda mampu mengikuti perkembangan teknologi secara bertanggung jawab.
“AI dapat menjadi alat bantu belajar yang sangat bermanfaat apabila digunakan secara bijak. Pelajar harus memahami manfaat sekaligus risiko penggunaannya,” ujar Kapolres. Salah seorang siswa SMKN 1 Bangil menilai edukasi tersebut bermanfaat karena perkembangan teknologi berlangsung cepat.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa. Zaman sekarang sudah modern dan teknologi terus berkembang. Kita sebagai pelajar harus memahami AI supaya tidak ketinggalan dan bisa memanfaatkannya untuk belajar,” ungkapnya. (dul/puj/ibn)












