Lamongan, Jatimmandiri.id- Pesta Hari UMKM Lamongan (PESONA) 2026 resmi dibuka Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Kawasan Gajah Mada, Sabtu (15/8).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mendorong semangat, kreativitas, dan potensi pelaku UMKM Lamongan agar terus berkembang serta semakin berdaya saing.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, pengembangan UMKM membutuhkan dukungan dan komitmen dari berbagai pihak.
Menurutnya, seluruh pihak memiliki tanggung jawab untuk mendorong UMKM Lamongan agar dapat naik kelas.
Namun, di sisi lain, para pelaku UMKM juga harus terus meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan kepada konsumen.
“Kunci sukses pemasaran UMKM agar naik kelas adalah bagaimana produknya dikenal, kemudian disukai, dibeli, dan pelanggan kembali membeli. Mari terus berupaya agar produk-produk kita semakin dikenal dan disukai sehingga terus dibeli kembali oleh masyarakat atau pelanggan,” ujar Yuhronur.
Menurutnya, PESONA Lamongan 2026 juga menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus menunjukkan kualitas dan mutu produk mereka kepada masyarakat.
Yuhronur mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dengan membeli produk-produk UMKM lokal.
Dukungan masyarakat dinilai penting untuk membantu memperluas pemasaran dan meningkatkan daya saing UMKM Lamongan.
“Event ini diperuntukkan bagi masyarakat dan para pelaku UMKM dalam rangka memasarkan produk UMKM. Oleh karena itu, ayo dibeli dan diramaikan. Mari ikut membantu mempromosikan UMKM di Kabupaten Lamongan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Lamongan Anang Taufik menyampaikan bahwa PESONA Lamongan 2026 digelar dalam rangka memperingati Hari UMKM Nasional 2026.
Kegiatan tersebut diikuti pelaku UMKM dari 27 kecamatan di Kabupaten Lamongan. Selain pameran dan pemasaran produk UMKM, PESONA Lamongan 2026 juga diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung.
Sejumlah kegiatan tersebut di antaranya barista competition, fun run, jalan sehat, gowes, hingga pasar murah.
Melalui PESONA Lamongan 2026, pemerintah daerah berharap semakin banyak produk UMKM lokal yang dikenal masyarakat.
Dengan begitu, pelaku UMKM Lamongan dapat memperluas pasar, meningkatkan kualitas produk, dan tumbuh menjadi usaha yang semakin mandiri serta berdaya saing.












