Kediri, Jatimmandiri.id – Persik Kediri menuntaskan seluruh rangkaian persiapan menuju kompetisi Super League 2026/2027. Setelah menjalani program latihan, evaluasi, hingga sejumlah pertandingan uji coba, skuad Macan Putih kini mengalihkan perhatian sepenuhnya pada laga perdana menghadapi Dewa United.
Persiapan panjang tersebut menjadi bagian penting bagi Persik untuk mematangkan kondisi fisik sekaligus membangun pola permainan yang diinginkan pelatih asal Spanyol, Marcos Reina.
Agenda pramusim bahkan membawa Persik menjalani pemusatan latihan dan pertandingan uji coba di Malaysia.
Memasuki pekan pertandingan, Marcos menilai perkembangan timnya menunjukkan arah positif. Namun, sejumlah aspek permainan masih terus mendapat perhatian agar performa tim semakin matang ketika kompetisi resmi bergulir.
“Kami berusaha meningkatkan hal-hal yang sudah berjalan baik selama pramusim dan membuatnya menjadi jauh lebih baik lagi. Untuk bagian yang masih belum maksimal, kami akan terus perbaiki. Bagi kami, yang terpenting adalah mempersiapkan tim sejauh dan sebaik mungkin,” ujar Marcos Reina, Kamis (3/9/2026).
Pelatih berusia 41 tahun itu juga memastikan persiapan menghadapi Dewa United telah dilakukan secara lebih spesifik.
Tim pelatih mulai mempelajari karakter permainan calon lawan sekaligus menyiapkan sejumlah antisipasi terhadap kemungkinan yang terjadi selama pertandingan.
“Minggu ini kami sudah fokus penuh jelang menghadapi Dewa United. Menganalisis dan memperhitungkan segala kemungkinan yang akan mereka tampilkan di lapangan,” jelasnya.
Marcos menyadari pertandingan pembuka tidak akan berlangsung mudah. Dewa United memiliki materi pemain dan kedalaman skuad yang patut diperhitungkan.
Meski demikian, dirinya percaya perkembangan para pemain Persik selama masa persiapan menjadi modal untuk menghadapi pertandingan tersebut.
“Kami yakin ini akan menjadi pertandingan yang ketat, tapi kami sudah sangat siap. Tim terus berkembang setiap hari, baik dari segi fisik maupun taktik. Sangat menyenangkan melihat perkembangan progresif tim ini,” tambahnya.
Sementara itu, Sport Director Persik Kediri, Razzi Taruna, menyebut seluruh agenda pramusim memiliki tujuan yang jelas.
Berbagai uji coba dan pemusatan latihan, termasuk program di Malaysia, dimanfaatkan untuk mengukur kesiapan tim sekaligus menemukan bagian-bagian yang masih perlu dibenahi.
Menurut Razzi, proses evaluasi tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kesiapan Persik sebelum memasuki persaingan kompetisi yang sesungguhnya.
“Harapannya setelah melewati masa pramusim, termasuk agenda di Malaysia, kita bisa langsung meraih hasil positif saat menghadapi Dewa United. Kita semua tahu Dewa United adalah lawan yang kuat,” kata Razzi.
Kini, seluruh hasil latihan dan evaluasi Persik akan diuji dalam pertandingan resmi. Dukungan Persikmania dan publik Stadion Brawijaya diharapkan menjadi tambahan energi bagi Marcelo Djalo dan kawan-kawan untuk mengawali perjalanan di Super League 2026/2027 dengan hasil positif.












