Jakarta, Jatim Mandiri
Pemerintah resmi membuka pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 mulai Selasa (18/8) hingga 30 Agustus 2026 dengan 4.770 formasi pada sembilan kementerian dan lembaga. Jumlah formasi tahun ini meningkat dibandingkan 2025 yang menyediakan 3.257 formasi, sementara peserta mendaftar secara terpusat melalui portal SSCASN Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini mengingatkan bahwa pendidikan kedinasan tidak semata-mata menjadi jalur menuju profesi aparatur negara.
“Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, berintegritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat,” ujar Rini.
Pembukaan seleksi mengacu pada Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 tertanggal 12 Agustus 2026. Sembilan instansi penyelenggara membuka peluang bagi lulusan SMA, SMK, dan sederajat sesuai persyaratan masing-masing.
Instansi tersebut meliputi Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Kementerian Hukum.
Selain itu, penerimaan juga dibuka oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh meminta calon peserta mencermati seluruh tahapan dan ketentuan yang ditetapkan setiap instansi. “Dengan ditetapkannya jadwal tersebut, calon peserta dapat mempersiapkan diri sekaligus mencermati setiap tahapan dan ketentuan seleksi yang ditetapkan oleh masing-masing kementerian/lembaga penyelenggara Sekolah Kedinasan Tahun 2026,” katanya.
Tahapan pendaftaran berlangsung hingga 30 Agustus 2026, sedangkan seleksi administrasi dilakukan sampai 1 September. Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 2-3 September 2026. Peserta dapat mengajukan sanggah pada 4-5 September, dengan pengumuman hasil pascasanggah dijadwalkan 7-8 September 2026.
Peserta yang lolos selanjutnya mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN. Pelaksanaan SKD dijadwalkan pada 22 September hingga 7 Oktober 2026.
Seleksi lanjutan oleh masing-masing kementerian dan lembaga berlangsung pada Oktober, sementara pengumuman kelulusan akhir dijadwalkan 21 Oktober hingga 1 November 2026.
Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi SSCASN BKN di https://sscasn.bkn.go.id. Calon peserta perlu membuat akun menggunakan NIK, melengkapi data diri, memilih sekolah kedinasan, mengunggah dokumen persyaratan, dan memantau pengumuman melalui portal resmi.
Dengan waktu pendaftaran yang berlangsung selama 13 hari, calon peserta diimbau menyiapkan dokumen dan memeriksa persyaratan masing-masing instansi sebelum mengirimkan pendaftaran. (*/ibn)












