Tuban, Jatimmandiri.id — Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Bojonegoro terus melakukan kegiatan pemeliharaan rutin pada Ruas Jalan Pakah–Ponco (Link 104) di Wilayah II Kabupaten Tuban sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi infrastruktur jalan tetap aman, nyaman, dan layak dilalui masyarakat.
Kegiatan pemeliharaan tersebut dilakukan pada sejumlah titik ruas jalan yang mengalami kerusakan permukaan berupa bleeding atau keluarnya aspal ke permukaan jalan akibat tekanan beban kendaraan dan suhu tinggi, serta kerusakan berupa lubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya kendaraan roda dua maupun angkutan logistik.
Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas terlihat melakukan pekerjaan penambalan serta pelapisan ulang menggunakan material aspal panas. Selain itu, alat pemadat jalan turut diterjunkan guna memastikan kualitas kepadatan dan hasil pekerjaan sesuai standar teknis pemeliharaan jalan provinsi.
Kepala UPT PJJ Bojonegoro, Ir. Deny Bramantara, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan pemeliharaan rutin tersebut merupakan bagian dari langkah cepat pemerintah dalam menjaga kemantapan jalan agar tidak mengalami kerusakan yang lebih berat.
Menurutnya, penanganan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan dan kondisi lalu lintas di lapangan sehingga mobilitas masyarakat tetap berjalan selama proses pekerjaan berlangsung.
“Pemeliharaan rutin ini dilakukan untuk menjaga fungsi jalan tetap optimal serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan. Penanganan dilakukan pada titik-titik yang mengalami bleeding maupun kerusakan permukaan agar tidak berkembang menjadi kerusakan berat,” ujarnya kepada jatimmandiri.id.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ir. Randy Putra Agritama, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pekerjaan pemeliharaan dilakukan menggunakan metode penanganan teknis berupa pelapisan ulang dan penambalan dengan aspal panas guna meningkatkan kualitas permukaan perkerasan jalan.
Ia menegaskan bahwa penanganan rutin tersebut penting dilakukan untuk menjaga umur layanan jalan sekaligus mendukung kelancaran distribusi barang dan aktivitas masyarakat di wilayah Kabupaten Tuban dan sekitarnya.
“Melalui pemeliharaan rutin ini, diharapkan kondisi jalan tetap terjaga sehingga dapat menunjang kelancaran mobilitas masyarakat, meningkatkan keselamatan perjalanan, serta mendukung aktivitas perekonomian daerah,” terang Randy.
Selama proses pekerjaan berlangsung, petugas lapangan juga melakukan pengaturan lalu lintas dan pemasangan rambu pengamanan guna mengurangi risiko kecelakaan di area pekerjaan.
Ruas Jalan Pakah–Ponco sendiri diketahui menjadi salah satu jalur penghubung penting di wilayah Kabupaten Tuban yang digunakan masyarakat untuk aktivitas harian, distribusi hasil usaha, hingga mobilitas kendaraan antarwilayah. Karena itu, kondisi jalan yang mantap dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Dinas PU Bina Marga Jawa Timur juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di area pekerjaan serta mematuhi arahan petugas demi menjaga keselamatan bersama selama kegiatan pemeliharaan berlangsung.
Kegiatan pemeliharaan rutin jalan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan agar tetap optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.












