Kota Besar

Pascapenggerebekan Narkoba Jalan Kunti: Pemkot Surabaya Pacu Intervensi UMKM dan Koordinasi Pembongkaran Aset KAI

Penulis: NabilEditor: Alif Bintang
×

Pascapenggerebekan Narkoba Jalan Kunti: Pemkot Surabaya Pacu Intervensi UMKM dan Koordinasi Pembongkaran Aset KAI

Sebarkan artikel ini
Jalan Kunti
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Pemkot Surabaya menyiapkan program intervensi penguatan ekonomi warga pascapenggerebekan kasus narkoba di Jalan Kunti oleh Polda Jatim dan tim gabungan.
  • Wali Kota Eri Cahyadi fokus menyasar pelatihan keterampilan ibu-ibu, bantuan permodalan pemuda, dan akselerasi UMKM agar kawasan bersih permanen.
  • Sebuah bangunan sarang peredaran narkoba di atas aset PT KAI segera dibongkar melalui koordinasi lintas instansi bersama kepolisian.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menyiapkan langkah intervensi komprehensif pascapenggerebekan sarang peredaran narkoba di kawasan Jalan Kunti, Kecamatan Semampir, yang dilakukan oleh jajaran Polda Jawa Timur bersama tim gabungan pada Rabu (14/10/2026). Untuk memutus mata rantai peredaran barang haram secara permanen, pemkot memprioritaskan pemulihan sektor ekonomi warga melalui serangkaian program pemberdayaan terstruktur.

Skema intervensi ekonomi tersebut dirancang mencakup penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pelatihan keterampilan terapan bagi masyarakat setempat, hingga fasilitasi akses dukungan modal bagi generasi muda yang bertekad memasuki dunia kerja maupun merintis wirausaha mandiri.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi mendalam atas ketegasan aparat penegak hukum dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengimbangi operasi penindakan represif dengan pendekatan sosial-ekonomi yang produktif dan berkesinambungan.

“Terima kasih kepada Polda Jawa Timur, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, BNN, dan seluruh pihak yang ikut menjaga Surabaya. Setelah penindakan ini, kami ingin memastikan warga memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghasilan melalui pelatihan, pengembangan UMKM, dan dukungan modal bagi anak-anak muda yang mau bekerja maupun membuka usaha,” tegas Eri Cahyadi, Rabu (21/10/2026).

Penguatan Ekonomi Kunci Putus Replikasi Peredaran Gelap Narkotika

Eri memaparkan bahwa stabilitas dan kemandirian ekonomi merupakan benteng pertahanan paling krusial agar kawasan permukiman padat tersebut tidak kembali terjerumus menjadi ruang peredaran gelap narkotika. Sasaran pembinaan akan difokuskan secara simultan kepada kaum ibu rumah tangga, kelompok pemuda produktif, serta pedagang lokal.

Baca Juga  Polres Mojokerto Kota Bongkar Narkoba Liquid, 330 Cartridge Vape Etomidate Disita

“Yang penting sekarang narkoba bisa dihilangkan dari kawasan Kunti dan jangan sampai kembali lagi. Karena itu, pergerakan ekonomi harus terjadi di sana. Ibu-ibunya kita dorong melalui pelatihan, anak-anak mudanya kita dukung agar bisa bekerja, dan UMKM yang ada juga harus bergerak,” terang mantan Kepala Bappeko Surabaya tersebut.

Orang nomor satu di Kota Pahlawan itu mengakui bahwa program-program pemberdayaan ekonomi di wilayah Jalan Kunti sebelumnya sempat menghadapi kendala lapangan akibat masifnya pengaruh jaringan narkotika. Kendati demikian, dengan adanya operasi penertiban gabungan serta pengetatan pengawasan oleh jajaran keamanan, ia optimistis intervensi birokrasi pemkot kali ini akan berdampak nyata.

Bongkar Bangunan Transaksi Narkoba di Lahan PT KAI

Selain mengakselerasi roda perekonomian, Pemkot Surabaya mengambil langkah taktis dalam penataan infrastruktur dan ruang fisik di lokasi kejadian. Pemkot telah membangun koordinasi intensif bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait keberadaan satu unit bangunan yang terbukti disalahgunakan sebagai titik transaksi barang terlarang.

Lantaran struktur bangunan berdiri di atas lahan aset milik PT KAI, mekanisme eksekusi pembongkaran akan didelegasikan kepada otoritas PT KAI dengan asistensi penuh dari Pemkot Surabaya, jajaran Polda Jawa Timur, Polrestabes Surabaya, dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

“Insyaallah, PT KAI akan menindaklanjuti dengan merobohkan bangunan tersebut. Kami akan mendukung penuh upaya Polda Jawa Timur, Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan PT KAI,” ungkap Eri.

Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu mengikis stigma negatif Jalan Kunti sekaligus mengubah wajah kawasan menjadi lingkungan yang aman, tertib, dan mandiri secara ekonomi.

“Yang terpenting, kawasan Kunti bisa bersih dari narkoba dan tidak kembali lagi menjadi tempat peredaran. Karena itu, harus ada penguatan ekonomi masyarakat agar warga memiliki peluang usaha dan penghidupan yang lebih baik. Ayo kita terus jaga agar Surabaya ini bersinar, bersih dari narkoba,” tutupnya.

Baca Juga  Terpilih Aklamasi, Bos Surya Music Entertainment Resmi Pimpin DPC PAMDI Surabaya 2026-2031
Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *