Nganjuk, Jatimmandiri.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nganjuk resmi mengelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) XIX Tahun 2026 di Aula PMI Nganjuk, Rabu (26/8/2026).
Perhelatan strategis organisasi kemanusiaan ini dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi serta dihadiri jajaran pengurus senior, pengurus kabupaten, hingga perwakilan anggota PMI se-Kabupaten Nganjuk.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen tersebut menekankan pentingnya kolaborasi mendalam antara kebijaksanaan para senior dan inovasi segar dari generasi muda demi mengakselerasi layanan kemanusiaan di Nganjuk.
“Pengalaman para pengurus senior adalah fondasi yang tak ternilai, sementara ide baru, semangat, dan inovasi dari generasi muda adalah energi penggeraknya. Keduanya harus berjalan beriringan, agar PMI Nganjuk bisa semakin sat-set, sigap, dan selalu hadir tepat waktu di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kang Marhaen saat membuka acara.
Muskab XIX ini menjadi forum krusial dalam mengevaluasi capaian kinerja periode sebelumnya, merumuskan arah program kerja ke depan, hingga memperkuat peran PMI dalam penanganan bencana, pelayanan transfusi darah, dan aksi kesejahteraan sosial.
Kang Marhaen juga mendorong proses regenerasi kepengurusan agar PMI Nganjuk semakin progresif dan mampu menjawab tantangan zaman secara adaptif.
Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan yang solid demi memberikan dampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Tak hanya menekankan faktor internal organisasi, sinergi lintas sektor antara Pemkab Nganjuk, PMI, dan elemen masyarakat turut dijagoda sebagai pilar utama. Pasalnya, kerja-kerja kemanusiaan memerlukan keterlibatan gotong royong agar penanganan di lapangan berjalan optimal.












