
Madrid, Jatimmandiri.id-Pelatih José Mourinho mengonfirmasi bahwa agennya, Jorge Mendes, tengah melakukan komunikasi dengan Real Madrid terkait peluang kembali menangani klub raksasa Spanyol tersebut musim depan.
Namun, Mourinho menegaskan dirinya belum mengambil keputusan mengenai masa depannya.
Pelatih Benfica itu kini disebut menjadi kandidat kuat pengganti pelatih Madrid saat ini, Alvaro Arbeloa.
Bahkan, Mourinho dikabarkan masuk daftar teratas dalam tiga kandidat pelatih yang dipertimbangkan manajemen Los Blancos.
Meski demikian, Mourinho mengaku belum menerima tawaran resmi dari Real Madrid. Di sisi lain, Benfica juga telah mengajukan proposal perpanjangan kontrak kepada pelatih berusia 63 tahun tersebut.
“Masa depan saya kemungkinan akan diputuskan pekan ini. Saya memiliki tawaran dari Benfica, tetapi belum ada tawaran resmi dari Real Madrid,” ujar Mourinho dalam konferensi pers.
Ia menambahkan bahwa memang ada komunikasi yang sedang berlangsung, meski belum dilakukan secara langsung kepadanya. Mourinho mengaku membutuhkan waktu untuk menentukan langkah terbaik dalam kariernya.
“Saya butuh waktu dan ruang untuk mengambil keputusan. Pekan ini akan menjadi sangat penting,” katanya.
Mourinho masih terikat kontrak bersama Benfica hingga Juni 2027. Namun, dalam kontraknya terdapat klausul yang memungkinkan kedua pihak mengakhiri kerja sama pada akhir musim ini.
Mantan pelatih Chelsea, Inter Milan, dan Manchester United itu menegaskan dirinya merasa terhormat bisa menangani Benfica sejak pertama kali datang ke klub asal Portugal tersebut.
“Benfica adalah klub besar dan sejak hari pertama saya selalu merasakan kehormatan serta tanggung jawab bekerja di sini,” ungkap Mourinho.
Mourinho sebelumnya pernah melatih Real Madrid pada periode 2010 hingga 2013. Selama menangani klub ibu kota Spanyol itu, ia berhasil mempersembahkan satu gelar LaLiga dan satu trofi Copa del Rey.
Saat ditanya apakah dirinya bisa menolak jika Real Madrid benar-benar mengajukan tawaran resmi, Mourinho hanya menjawab singkat sambil tersenyum.
“Jika, jika, jika,” ucapnya.
Mourinho berbicara usai Benfica menutup musim Liga Portugal tanpa kekalahan.
Pada laga terakhir, Benfica menang 3-1 atas Estoril dan memastikan status unbeaten setelah menjalani 34 pertandingan.
Namun, catatan 11 hasil imbang membuat Benfica hanya finis di posisi ketiga klasemen, di bawah juara FC Porto dan runner-up Sporting CP. Hasil tersebut membuat Benfica gagal lolos langsung ke UEFA Champions League musim depan.
Meski kecewa gagal meraih gelar liga, Mourinho tetap bangga dengan pencapaian timnya yang menyelesaikan musim tanpa kekalahan.
“Ini pertama kalinya dalam karier saya menjalani musim tanpa kalah. Bahkan saat memenangkan delapan gelar liga sebelumnya, saya belum pernah melakukannya,” ujar Mourinho.
Meski demikian, ia mengaku lebih memilih meraih gelar juara meski harus menelan beberapa kekalahan dibanding finis tanpa kalah tanpa trofi.
Pada laga terakhir musim ini, Benfica tampil dominan lewat tiga gol cepat dalam 16 menit pertama.
Richard Ríos membuka keunggulan pada menit ketujuh sebelum Alexander Bah dan Rafa menambah gol kemenangan.
Pertandingan melawan Estoril itu berpotensi menjadi laga terakhir Mourinho bersama Benfica setelah ia mengambil alih kursi pelatih pada September tahun lalu usai meninggalkan Fenerbahce.












