Sportainment

Mirra Andreeva Melaju ke Final Grand Slam Pertama Usai Singkirkan Marta Kostyuk di French Open 2026

×

Mirra Andreeva Melaju ke Final Grand Slam Pertama Usai Singkirkan Marta Kostyuk di French Open 2026

Sebarkan artikel ini
Petenis berusia 19 tahun itu menuntaskan pertandingan melalui match point pertamanya saat melakukan servis untuk kemenangan.
Example 468x60

Jatimmandiri.id – Petenis muda asal Rusia, Mirra Andreeva, berhasil mencatatkan sejarah dalam kariernya setelah memastikan tempat di final Grand Slam pertamanya.

Pada semifinal French Open 2026 yang berlangsung di Court Philippe Chatrier, Kamis (4/6/2026), Andreeva mengalahkan petenis Ukraina Marta Kostyuk dengan skor meyakinkan 6-1, 6-3.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Petenis berusia 19 tahun itu menuntaskan pertandingan melalui match point pertamanya saat melakukan servis untuk kemenangan.

Seusai laga, tidak terjadi jabat tangan antara kedua pemain.

Kostyuk langsung meninggalkan lapangan setelah melambaikan tangan dan mengirimkan ciuman kepada para penonton, termasuk sejumlah pendukung yang membawa bendera Ukraina.

Andreeva mengaku sangat bahagia bisa mencapai final Grand Slam untuk pertama kalinya dalam karier profesionalnya.

“Saya sangat senang bisa mencapai final Grand Slam pertama. Semua perasaan ini bercampur menjadi satu dan rasanya luar biasa,” ujar Andreeva.

Ia menambahkan bahwa dirinya hanya fokus untuk terus berjuang tanpa memikirkan hasil akhir pertandingan.

“Saya mengatakan kepada diri sendiri bahwa apa pun yang terjadi, saya harus terus berjuang dan memberikan kemampuan terbaik. Dengan pola pikir seperti itu, saya akhirnya bisa meraih kemenangan,” katanya.

Suasana Semifinal Penuh Ketegangan

Atmosfer pertandingan sudah terasa berbeda sejak sebelum laga dimulai. Kedua pemain menjalani sesi foto secara terpisah di sisi masing-masing lapangan bersama dua anak pendamping.

Biasanya, para petenis berfoto bersama di dekat net sebelum pertandingan dimulai. Namun, situasi hubungan Rusia dan Ukraina yang masih memanas membuat momen tersebut tidak terjadi.

Selama turnamen berlangsung, Marta Kostyuk bersama rekan senegaranya Oleksandra Oliynykova juga beberapa kali menyuarakan dampak invasi Rusia terhadap Ukraina.

Andreeva Tampil Dominan Sejak Awal

Pada pertandingan tersebut, Andreeva langsung menunjukkan permainan agresif.

Baca Juga  Cedera Pergelangan Tangan, Carlos Alcaraz Absen di Wimbledon 2026

Meski sempat menghadapi tiga break point pada gim servis pertamanya, ia mampu keluar dari tekanan dan segera unggul 4-0 berkat serangkaian pukulan forehand yang sulit dibendung.

Kostyuk sempat mendapatkan dukungan meriah dari penonton saat berhasil mempertahankan servis pada gim kelima. Namun, kesalahan backhand yang menyangkut di net membuat set pertama menjadi milik Andreeva.

Penutupan Atap Lapangan Berpengaruh pada Permainan

Semifinal dimulai dalam kondisi cuaca cerah dengan atap Court Philippe Chatrier terbuka. Kondisi angin yang cukup kencang sempat menjadi sorotan, sebagaimana dikeluhkan sejumlah pemain pada pertandingan sebelumnya.

Menjelang akhir set kedua, panitia memutuskan menutup atap stadion. Kondisi tersebut sempat membantu Kostyuk yang lebih nyaman bermain di lapangan tanah liat tanpa gangguan angin.

Petenis Ukraina itu berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3 dan mendapatkan dukungan penuh dari penonton yang meneriakkan namanya.

Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Kostyuk kehilangan servis berikutnya dan gagal melanjutkan kebangkitan. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri catatan 16 kemenangan beruntun yang ia raih di lapangan tanah liat musim ini.

Andreeva memberikan apresiasi tinggi kepada lawannya.

“Kostyuk menjalani musim yang luar biasa. Sebelum pertandingan ini, dia belum pernah kalah di lapangan tanah liat. Dia adalah pemain hebat dan lawan yang sangat tangguh,” ujar Andreeva.

Gelar Ganda Campuran Jadi Milik Italia

Sementara itu, partai final ganda campuran French Open 2026 berhasil dimenangkan pasangan unggulan pertama asal Italia, Sara Errani dan Andrea Vavassori.

Keduanya mengalahkan pasangan Gabriela Dabrowski dari Kanada dan Evan King dari Amerika Serikat dengan skor 4-6, 6-3, 10-4.

Final Tunggal Putra Dipastikan Milik Italia

French Open 2026 juga memastikan satu wakil Italia akan tampil di final tunggal putra. Flavio Cobolli dijadwalkan menghadapi Matteo Arnaldi pada babak semifinal.

Baca Juga  Final Piala FA 2026: Manchester City Diunggulkan, Chelsea Berjuang Selamatkan Musim Buruk

Pertandingan tersebut menjadi semifinal Grand Slam pertama bagi kedua petenis muda Italia yang tengah menunjukkan perkembangan pesat di kancah tenis dunia.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *