Edu-Life & Sport

Mahasiswa Unusa Olah Limbah Jadi Pembersih Sepatu

Penulis: Alif Bintang Timur Editor: Ayn
×

Mahasiswa Unusa Olah Limbah Jadi Pembersih Sepatu

Sebarkan artikel ini
Hasil karya SMARTFOAM dari mahasiswi UNUSA.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Limbah kulit buah yang selama ini berakhir di tempat sampah disulap lima mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menjadi produk bernilai guna. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K), mereka mengembangkan SMARTFOAM, pembersih sepatu berbentuk foam berbasis eco-enzyme yang dapat digunakan tanpa air.

Tim tersebut terdiri atas Baroatus Silmi, Dhurrotun Nafisah, Naily Zakiyatul K, Sania ‘Ainiyati, dan Ahda Dini Salsabila dari program studi Manajemen. Mereka berada di bawah bimbingan Dr Rudi Umar Susanto, SPd, MPd.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

SMARTFOAM memanfaatkan eco-enzyme dari kulit buah yang kemudian diformulasikan dengan methyl ester sulfonate, air, NaCl, dan essential oil. Bentuk foam dipilih agar penggunaannya lebih praktis pada permukaan sepatu.

Ketua tim, Baroatus Silmi, mengatakan inovasi tersebut lahir dari kebutuhan terhadap produk perawatan sepatu yang praktis sekaligus ramah lingkungan.

“Melalui SMARTFOAM, kami ingin menghadirkan solusi pembersih sepatu yang praktis tanpa penggunaan air sekaligus memanfaatkan limbah kulit buah menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna. Kami berharap inovasi ini dapat menjadi salah satu bentuk penerapan gaya hidup berkelanjutan di kalangan masyarakat,” ujar Baroatus.

Produk tersebut menyasar mahasiswa, pelajar, pekerja, komunitas pencinta sepatu hingga masyarakat urban. Pengembangannya juga telah melalui pengujian laboratorium. Hasil pengujian menunjukkan SMARTFOAM memiliki daya hambat 25,5 milimeter terhadap bakteri Staphylococcus aureus.

Pemasaran dilakukan melalui bazar, car free day Taman Bungkul, lingkungan kampus, media sosial, dan e-commerce. Ke depan, tim menyiapkan varian aroma, kemasan travel size, serta memperluas kolaborasi dengan pemasok bahan baku dan komunitas.

“Ke depan, kami ingin terus mengembangkan SMARTFOAM, baik dari sisi varian aroma, kemasan travel size, maupun perluasan kerja sama dengan pemasok bahan baku. Kami juga terbuka untuk berkolaborasi dengan komunitas pencinta sepatu dan komunitas lingkungan agar manfaat inovasi ini dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas,” pungkasnya.

Example 300250
Baca Juga  Inovasi Mahasiswa UWIKA Ciptakan Kunci Lab Berbasis Wajah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *