Blora, Jatimmandiri.id, – Sebuah rumah panggung kayu milik Jumirah (65), warga Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, ludes dilalap si jago merah pada Minggu (28/6/2026) sore. Kebakaran hebat ini diduga kuat bermula dari kelalaian korban yang meninggalkan tungku kayu bakar dalam keadaan menyala saat sedang memasak.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ini pertama kali disadari oleh tetangga korban, Suwarno. Ia mengaku terkejut saat mendengar suara letupan benda terbakar dan melihat kepulan asap tebal keluar dari arah dapur rumah Jumirah. Menyadari bahaya tersebut, saksi langsung berlari ke belakang rumah untuk melepas dan menyelamatkan sapi milik korban.
Sementara itu, saksi lainnya segera berteriak meminta bantuan warga setempat untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Warga juga langsung melapor kepada Kepala Desa Muraharjo, Karsono, yang meneruskan laporan darurat tersebut ke Polsek Kunduran dan petugas pemadam kebakaran (Damkar). Tidak berselang lama, tiga unit armada Damkar dari Kabupaten Blora meluncur ke lokasi kejadian.
Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
Sayangnya, material rumah yang terbuat dari kayu jati (blondoran) membuat kobaran api sangat cepat membesar dan menjalar. Akibatnya, tim pemadam kesulitan menyelamatkan bangunan utama, sehingga seluruh rumah beserta isinya hangus rata dengan tanah.
Pihak kepolisian dari Polsek Kunduran yang dibantu oleh anggota Koramil dan Satpol PP langsung mengamankan lokasi serta meminta keterangan para saksi. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi memastikan tidak ada unsur kesengajaan maupun korban jiwa dalam musibah ini.
“Dari keterangan korban, api diduga kuat berasal dari ruang dapur. Korban saat itu sedang memasak menggunakan tungku kayu bakar, lalu ditinggal pergi ke luar rumah. Seluruh harta benda seperti perabotan, lemari, hingga kasur ludes terbakar dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta,” jelas Kapolsek Kunduran saat mengonfirmasi laporan kejadian tersebut.












