
Lamongan, Jatimmandiri.id – Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor perikanan berkelanjutan.
Sebagai salah satu sentra perikanan terbesar di Jawa Timur, Pemkab Lamongan aktif menghadirkan berbagai kebijakan strategis guna menjaga keberlanjutan produksi perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Upaya tersebut mengantarkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meraih penghargaan East Java Maritime Awards 2026 kategori Pendorong Kebijakan Produk Perikanan Berkelanjutan yang diberikan JTV di Surabaya, Rabu (20/5).
Penghargaan itu diberikan berkat sejumlah program unggulan yang dijalankan Pemkab Lamongan, di antaranya optimalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Brondong serta pengembangan kawasan minapolitan terpadu.
Didukung garis pantai sepanjang 47 kilometer, sektor perikanan Lamongan mencatat capaian signifikan sepanjang 2025.
Produksi perikanan tangkap laut mencapai 79.685,22 ton dengan nilai produksi sekitar Rp1,38 triliun.
Sementara itu, produksi perikanan tangkap perairan umum darat mencapai 3.163,57 ton dengan nilai sekitar Rp51 miliar.
Adapun sektor perikanan budidaya berhasil menghasilkan 46.941,85 ton dengan nilai produksi mencapai Rp1,4 triliun.
Untuk menjaga keberlanjutan sektor tersebut, Pemkab Lamongan terus menggulirkan berbagai dukungan kepada nelayan dan pelaku usaha perikanan.
Mulai dari bantuan pupuk nonsubsidi, perbaikan sarana dan prasarana, fasilitasi pembelian BBM, hingga optimalisasi tempat pelelangan ikan.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan pendampingan kepada UMKM perikanan, mendorong berbagai inovasi budidaya, melakukan restocking perairan umum daratan, serta memfasilitasi BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan.
Tak hanya fokus pada peningkatan produksi, Pemkab Lamongan juga mengembangkan praktik budidaya ramah lingkungan melalui penggunaan pakan nabati alternatif yang lebih efisien dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah ini menjadi motivasi dan penyemangat bagi kami untuk terus berkontribusi di sektor maritim demi mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Pak Yes.












