Jatim

KSOP Kalianget Edukasi Keselamatan Pelayaran sejak Dini kepada Siswa SMPN 1 Kalianget

Penulis: redaksiEditor: Eko Yudiono
×

KSOP Kalianget Edukasi Keselamatan Pelayaran sejak Dini kepada Siswa SMPN 1 Kalianget

Sebarkan artikel ini
Petugas KSOP Kelas IV Kalianget memberikan edukasi keselamatan pelayaran dan praktik penggunaan life jacket kepada siswa SMPN 1 Kalianget.
Example 468x60

Sumenep, Jatimmandiri.id— Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget terus mendorong edukasi keselamatan pelayaran sejak dini. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan sosialisasi kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Kalianget, Kabupaten Sumenep.

Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dasar mengenai keselamatan saat menggunakan transportasi laut.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Edukasi diberikan agar para siswa lebih sigap, waspada, dan mampu mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat selama pelayaran.

Dalam kegiatan itu, petugas KSOP Kelas IV Kalianget memberikan pemaparan mengenai pentingnya keselamatan pelayaran, termasuk pengenalan berbagai peralatan keselamatan yang tersedia di kapal maupun fasilitas pelabuhan.

Tidak hanya mendapatkan materi, para siswa juga diajak mengikuti praktik penggunaan life jacket. Petugas KSOP mendampingi secara langsung cara mengenakan jaket pelampung dengan benar serta menjelaskan langkah yang harus dilakukan apabila terjadi keadaan darurat di atas kapal.

Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa diberikan kesempatan berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan seputar keselamatan pelayaran, penggunaan fasilitas pelabuhan, serta prosedur yang harus diperhatikan ketika bepergian menggunakan transportasi laut dari dan menuju Pelabuhan Kalianget.

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum., mengatakan edukasi keselamatan perlu dikenalkan sejak usia sekolah agar kesadaran masyarakat terhadap keselamatan transportasi laut tumbuh secara berkelanjutan.

“Keselamatan pelayaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi merupakan kepedulian dan tanggung jawab bersama. Karena itu, edukasi keselamatan perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak memahami cara menjaga keselamatan diri dan orang lain ketika menggunakan transportasi laut,” ujar Azwar Anas.

Menurut dia, pemahaman dasar seperti penggunaan jaket pelampung, mengenali fasilitas keselamatan, serta mengetahui tindakan yang harus dilakukan dalam kondisi darurat merupakan bekal penting bagi calon pengguna jasa transportasi laut.

Baca Juga  Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Perkuat Sinergi Lintas Instansi

Azwar berharap kegiatan edukasi tersebut tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat membentuk kebiasaan dan budaya keselamatan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap para siswa dapat menjadi penumpang yang cerdas, tertib, dan peduli terhadap keselamatan bersama. Pengetahuan yang diperoleh hari ini diharapkan dapat diterapkan setiap kali mereka menggunakan sarana transportasi laut,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, KSOP Kelas IV Kalianget menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya keselamatan pelayaran. Edukasi kepada pelajar diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang lebih sadar risiko, sigap menghadapi keadaan darurat, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan laut.

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jatim

Lumajang, Jatimmandiri.id – Pendidikan vokasi semakin menjadi pilihan masyarakat. SMKN 1 Lumajang mencatat sekitar 1.200 calon siswa mendaftar pada penerimaan…

Jatim

Medan, Jatimmandiri.id- Pengembangan Museum Mpu Tantular di Sidoarjo diarahkan tidak sekadar memperkaya koleksi, tetapi juga membuka peluang baru bagi ekonomi…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Puluhan sopir truk yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) masih bertahan di Jalan Jagir Wonokromo,…

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar Paripurna III untuk mendengarkan jawaban pemerintah atas pandangan fraksi terhadap lima Raperda Non-APBD…