Jakarta, Jatimmandiri.id- Komjen Pol Dr. Drs. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si. dimutasi sebagai Perwira Tinggi (Pati) Stamaops Polri dalam rangka memasuki masa pensiun. Sebelumnya, Fadil Imran menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri).
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/877/VIII/KEP/2026 tertanggal 30 Agustus 2026. Surat telegram itu ditandatangani Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.
Informasi yang diperoleh jatimmandiri.id, setelah memasuki masa purnatugas dari Polri, Fadil Imran disebut bakal mendapat amanah baru sebagai komisaris di salah satu badan usaha milik negara (BUMN).
Fadil Imran dikenal sebagai perwira tinggi Polri dengan latar belakang reserse dan pengalaman panjang di sejumlah jabatan strategis. Pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 14 Agustus 1968, tersebut merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991.
Sepanjang kariernya di kepolisian, Fadil pernah menduduki sejumlah posisi penting. Di antaranya Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kapolda Jawa Timur, Kapolda Metro Jaya, hingga Kabaharkam Polri dan Astamaops Kapolri.
Fadil dipercaya memimpin Polda Jawa Timur pada 2020, sebelum kemudian dipercaya menjadi Kapolda Metro Jaya pada periode 2020–2023. Pengalamannya di bidang reserse serta berbagai jabatan strategis membuat namanya dikenal sebagai salah satu jenderal Polri yang memiliki rekam jejak panjang.
Di luar institusi kepolisian, Fadil Imran juga aktif dalam pembinaan olahraga nasional. Ia dipercaya menjadi Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) periode 2024–2028.
Ketua PBSI Jawa Timur Tonny Wahyudi turut menyampaikan apresiasi atas perjalanan karier Fadil Imran. Menurut pria yang akrab disapa Yudi Ndut tersebut, Fadil merupakan salah satu perwira tinggi terbaik yang dimiliki Polri.
“Pak Fadil adalah salah satu Pati terbaik yang dimiliki oleh Polri. Selamat dan sukses terus untuk Pak Fadil,” kata Tonny Wahyudi kepada jatimmandiri.id, Senin (31/8/2026).
Yudi berharap Fadil Imran tetap menjadi sosok yang amanah dalam menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawab yang diembannya setelah purnatugas dari kepolisian.
Ia juga menyebut keluarga besar PBSI merasa bangga memiliki Fadil Imran sebagai ketua umum. Menurut Yudi, Fadil memiliki perhatian besar terhadap atlet dan pengembangan pembinaan bulutangkis di Indonesia.
“Pak Fadil sangat care dengan para atlet dan pembinaan atlet, utamanya bulutangkis di Indonesia,” ungkap Yudi yang juga menjabat Ketua HDCI Jawa Timur tersebut.
Yudi kembali memberikan ucapan selamat kepada Fadil Imran atas perjalanan panjangnya di Korps Bhayangkara.
“Sekali lagi selamat, Pak Fadil. Pati dengan segudang prestasi yang pernah menjadi orang nomor satu di Polda Jatim dan Polda Metro,” tegasnya.
Profil Singkat Fadil Imran
Nama lengkap: Dr. Drs. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si.
Tempat, tanggal lahir: Makassar, Sulawesi Selatan, 14 Agustus 1968
Pendidikan: Akademi Kepolisian (Akpol) 1991
Bidang keahlian: Reserse
Jabatan terakhir: Astamaops Kapolri
Rekam Jejak Karier
Fadil Imran memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan pernah dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, antara lain:
- Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
- Kapolda Jawa Timur.
- Kapolda Metro Jaya.
- Kabaharkam Polri.
- Astamaops Kapolri.
Setelah memasuki masa purnatugas, Fadil Imran juga disebut akan melanjutkan kiprahnya di sektor publik melalui jabatan komisaris di salah satu BUMN.
Selain itu, Fadil masih mengemban amanah sebagai Ketua Umum PBSI periode 2024–2028. Kiprahnya di organisasi bulutangkis nasional tersebut menjadi bagian lain dari perjalanan pengabdiannya setelah puluhan tahun berkarier di Kepolisian Negara Republik Indonesia.












