ꦧꦸꦢꦪ

Kirab Sedekah Bumi Ambulu Teguhkan Warisan Budaya

×

Kirab Sedekah Bumi Ambulu Teguhkan Warisan Budaya

Sebarkan artikel ini
Kirab Budaya warnai sedekah bumi di Jember.
Example 468x60

Jember, Jatimmandiri.id –  Tradisi Sedekah Bumi di Kecamatan Ambulu terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus memperkuat identitas masyarakat. Hal itu terlihat dalam Kirab Budaya Sedekah Bumi yang digelar Sabtu (18/07) dan disambut antusias ribuan warga.

Kirab menjadi pembuka rangkaian Sedekah Bumi yang setiap tahun digelar sebagai ungkapan syukur atas hasil panen, keselamatan, dan limpahan rezeki. Iring-iringan peserta bergerak dari Sanggar Seni Kartika Budaya menuju Alun-Alun Ambulu dengan menampilkan beragam kesenian tradisional, busana adat, hasil bumi, hingga atraksi budaya khas daerah.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Sepanjang rute kirab, masyarakat memadati sisi jalan untuk menyaksikan penampilan peserta. Selain menjadi tontonan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai warisan leluhur.

Pimpinan Sanggar Seni Kartika Budaya, Enys Kartika, menegaskan Kirab Budaya Sedekah Bumi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar menjaga nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman.

“Sedekah Bumi adalah warisan budaya yang mengajarkan rasa syukur, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap generasi muda terus mencintai budaya daerah sehingga tradisi ini tetap hidup dan dapat diwariskan kepada anak cucu di masa mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, modernisasi tidak seharusnya menghilangkan tradisi. Sebaliknya, kolaborasi antara pelaku seni, masyarakat, dan generasi muda menjadi kunci agar budaya lokal tetap relevan tanpa kehilangan makna.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disporabudpar Jember, Agung Nugroho, S.Sos., menilai Sedekah Bumi merupakan warisan budaya yang sarat nilai sejarah, gotong royong, dan rasa syukur sehingga perlu terus dijaga.

“Kirab Budaya Sedekah Bumi menjadi bukti bahwa budaya lokal tetap memiliki tempat di tengah perkembangan zaman. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat, khususnya generasi muda, diajak untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan tradisi sebagai bagian dari identitas Kabupaten Jember. Kami berharap kegiatan ini terus berkelanjutan dan menjadi ruang edukasi budaya bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Gus Fawait Sosialisasikan Peta Cinta, Urus Adminduk Kini Cukup di Kecamatan

Melalui Kirab Budaya Sedekah Bumi, masyarakat Ambulu tidak hanya merawat tradisi leluhur, tetapi juga memperkuat persatuan dan semangat gotong royong. Di tengah arus modernisasi, budaya tetap menjadi identitas yang hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Keberadaan artefak-artefak kuno yang dikoleksi Suyanto tidak hanya memunculkan pertanyaan mengenai usia dan asal-usulnya. tetapi juga…