Jatimꦧꦸꦢꦪ

Hadir di Gadukan Utara, Blegur Prijanggono Tegaskan Panggung Campursari Perekat Kerukunan Warga

Penulis: Hari AgungEditor: Alif Bintang
×

Hadir di Gadukan Utara, Blegur Prijanggono Tegaskan Panggung Campursari Perekat Kerukunan Warga

Sebarkan artikel ini
Blegur Prijanggono
Wakil Ketua DPRD Jatim, Blegur Prijanggono (tiga dari kanan)(JM)
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Wakil Ketua DPRD Jatim Blegur Prijanggono hadiri Pagelaran Seni Budaya Campursari di Gadukan Utara, Krembangan, Surabaya.
  • Blegur menegaskan perhelatan ini murni ikhtiar pelestarian kesenian daerah dan perekat silaturahmi warga, bukan agenda reses politik.
  • Melihat sambutan hangat ribuan warga, DPRD Jatim dan Disbudpar membuka peluang menggelar kembali acara serupa tahun depan.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, Blegur Prijanggono, S.H., menghadiri langsung Pagelaran Seni Budaya Jawa Timur “Campursari” di kawasan Gadukan Utara, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, Rabu (2/9/2026) malam.

Di hadapan ribuan warga yang memadati arena pertunjukan, Blegur menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk komitmen mengawal pelestarian kesenian tradisional serta mempererat tali persaudaraan antarwarga, bukan dalam rangka agenda reses politik.

“Kehadiran saya di sini bukan dalam rangka reses, melainkan murni untuk menghadiri pagelaran seni dan budaya bersama warga. Pertama-tama, marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat serta hidayah-Nya, kita dapat berkumpul dan bersilaturahmi dalam keadaan sehat pada acara pelestarian seni budaya campursari malam ini,” ujar Blegur saat membuka sambutannya.

Perhelatan seni rakyat ini turut dihadiri Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Jatim Sadari yang hadir mewakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, anggota DPRD Kota Surabaya Aldi, Kapolsek Krembangan Kompol Sofyan Effendi, Camat Krembangan Harun Ismail, Lurah Morokrembangan Ahmad Gus Zawi, Ketua RW 05 Gadukan Sulistio, serta Ketua RT 10 Gadukan Utara Suyanto.

Sinergi Eksekutif-Legislatif Membentengi Identitas Kesenian Daerah

Blegur menerangkan, panggung campursari yang digelar langsung di tengah pemukiman padat perkotaan ini merupakan manifestasi sinergisitas nyata antara legislatif dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Baca Juga  Gubernur Khofifah Apresiasi 13 Sanggar Topeng Malangan, Dorong Regenerasi Seniman

Kolaborasi tersebut difokuskan untuk menjaga denyut kesenian tradisional agar tidak tergerus laju perkembangan zaman.

“Acara malam ini merupakan bentuk sinergisitas antara Disbudpar Jatim dan DPRD Jawa Timur dalam menggelar pertunjukan campursari. Tujuannya selaras dengan apa yang disampaikan Pak Kabid, yakni merawat dan melestarikan kekayaan budaya Jawa Timur, khususnya kesenian tradisi di Kota Surabaya,” papar Blegur.

Panggung hiburan rakyat ini kian semarak berkat penampilan grup lawak Guyon Maton Cak Percil CS serta lantunan tembang dari penyanyi Dike Sabrina, yang berhasil memikat perhatian warga dari berbagai lapisan usia sejak awal gelaran.

Buka Peluang Penyelenggaraan Ulang Melihat Antusiasme Warga

Melihat antusiasme dan tertibnya ribuan warga yang memenuhi lokasi, Blegur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Disbudpar Jatim yang telah memfasilitasi gelaran panggung rakyat secara optimal.

Ia berharap pertunjukan kebudayaan ini terus menjadi jembatan kerukunan sosial di tingkat akar rumput.

“Saya berharap seluruh masyarakat terhibur dengan sajian seni dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini. Semoga momentum ini kian mempersatukan dan mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” ucapnya.

Merespons sambutan hangat dan riuh persetujuan warga saat disapa dari atas panggung, Blegur menyatakan kesiapannya untuk kembali membawa program pelestarian budaya serupa ke wilayah Krembangan pada masa mendatang.

“Apakah bapak dan ibu setuju? Apakah berkenan jika acara seperti ini diadakan kembali? Insyaallah, jika warga di sini menyambut dengan baik, tahun depan kita upayakan menggelar acara serupa di tempat ini bersama Disbudpar Jawa Timur,” tutup Blegur.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *