Intisati Berita:
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan melantik para pejabat tinggi baru Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada sore hari ini pukul 16.00 WIB.
Sebanyak enam posisi strategis berbasis manajemen talenta siap diisi, sementara enam posisi eselon II lainnya masih menunggu hasil akhir proses seleksi terbuka (open bidding).
Surabaya, Jatimmandiri.id — Teka-teki mengenai pergeseran kursi jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) akhirnya terjawab. Pengumuman resmi terkait mutasi dan rotasi jabatan pimpinan tinggi pratama telah dikeluarkan. Jika tidak ada perubahan jadwal, prosesi pelantikan para pejabat baru ini akan dipimpin langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada sore hari ini pukul 16.00 WIB.
Kepastian mengenai pelaksanaan pelantikan ini dikonfirmasi oleh sumber internal di lingkungan Pemprov Jatim. Surat pengumuman resmi yang berisi daftar nama-nama pejabat tersebut diterbitkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jatim sekaligus Ketua Komite Talenta ASN Pemprov Jatim, Adhy Karyono, berdasarkan hasil penilaian berkala manajemen talenta.
Daftar 6 Pejabat Hasil Pemetaan Talenta yang Dilantik
Berdasarkan hasil pemetaan talenta dan uji kompetensi teknis yang ketat, pemerintah daerah telah menetapkan enam nama pejabat untuk mengisi pos-pos vital. Berikut adalah daftar lengkap pejabat yang dijadwalkan dilantik:
-
R. Heru Wahono Santoso, S.Sos., M.M. – Calon Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.
-
Dr. Iwan, S.Hut., M.M. – Calon Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur.
-
Budi Raharjo, S.E., M.Si. – Calon Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Jember Provinsi Jawa Timur.
-
Nyoman Gunadi, S.T., M.T. – Calon Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur.
-
Arif Endro Utomo, S.T., M.T. – Calon Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur.
-
Dr. MHD. Aftabuddin Rijaluzzaman, S.Pt, M.Si. – Calon Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur.
Nasib 6 Jabatan Kosong Lainnya: Menanti Hasil Akhir Open Bidding
Di sisi lain, publik dan kalangan aparatur sipil negara (ASN) masih berspekulasi mengenai nasib enam jabatan tinggi pratama lainnya. Enam posisi eselon II tersebut saat ini masih dalam proses seleksi berbasis manajemen talenta yang melibatkan mekanisme lelang jabatan terbuka (open bidding), yang tahapan krusialnya seharusnya telah rampung pada 29 Juni 2026 lalu.
Enam posisi yang masih kosong dan sedang dalam proses seleksi tersebut meliputi:
-
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur
-
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur
-
Kepala Bakorwil Pamekasan Provinsi Jawa Timur
-
Kepala Bakorwil Madiun Provinsi Jawa Timur
-
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur
-
Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur
Mengenai potensi apakah pelantikan sore ini akan menggabungkan keenam pejabat yang sudah pasti dengan enam posisi hasil open bidding tersebut, menyatakan hal itu belum bisa dipastikan sepenuhnya. “Kami tunggu saja nanti,” ungkap sumber tersebut singkat.
Komitmen Transparansi dan Efisiensi Birokrasi
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim, Indah Wahyuni, saat dikonfirmasi belum memberikan kepastian definitif mengenai jumlah total pejabat yang akan diambil sumpahnya sore ini. Namun, ia memastikan prosesi pelantikan akan tetap berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun oleh kepanitiaan.
Sementara itu, Sekdaprov Adhy Karyono menegaskan bahwa untuk posisi yang tersisa, pelantikan susulan atau bersamaan akan segera dilakukan begitu hasil seleksi akhir diterima oleh Komite Talenta. “Secepatnya akan dilakukan pelantikan,” janji Adhy.
Langkah mutasi, rotasi, dan pengisian jabatan di internal Pemprov Jatim ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat struktur organisasi. Melalui proses seleksi yang transparan dan berbasis talenta (merit system), perombakan kabinet ini diharapkan mampu menjaga efisiensi kinerja birokrasi sekaligus meningkatkan mutu pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Jawa Timur.












