Hukrim

Kepergok Korban Saat Curi Ponsel, Tukang Becak di Perak Barat Berakhir Ditangkap Polisi

×

Kepergok Korban Saat Curi Ponsel, Tukang Becak di Perak Barat Berakhir Ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini
Tersangka diamankan di Mapolsek Pabean Cantikan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id, – Kelengahan sesaat rupanya menjadi celah empuk bagi pelaku kejahatan. Nasib nahas menimpa MA, warga Teluk Nibung Barat, Surabaya Utrara, kehilangan ponselnya ketika tengah mencuci mobil di depan Masjid Mujahidin, Jalan Perak Barat.

Tak butuh waktu lama, jajaran Polsek Pabean Cantikan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, berhasil meringkus pelaku berinisial R (50).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Pria yang berprofesi sebagai tukang becak asal Bangkalan itu diduga kuat melancarkan aksinya dengan memanfaatkan situasi yang luput dari pengawasan korban.

Kapolsek Pabean Cantikan, Kompol Eko Adi Wibowo, memaparkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Selasa (25/6/2026). Kronologi kejadiannya, siang itu korban sedang sibuk mencuci mobilnya, tanpa disadari ponselnya tertinggal diatas dashboard mobil dengan kondisi pintu tidak terkunci rapat.

“Diduga melihat ada kesempatan dan ponsel tergeletak di dashboard, tersangka langsung mendekati mobil dan mengambilnya,” ujar Eko, Jumat (3/7/2026).
Namun, upaya R untuk melarikan diri tidak berjalan mulus. Korban yang menyadari ponselnya raib segera memergoki tindakan tersangka.

Sigap, korban bersama warga sekitar pun langsung mengamankan pria paruh baya tersebut di lokasi kejadian.

Menerima laporan masyarakat, petugas kepolisian segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) guna mengevakuasi pelaku agar terhindar dari amukan massa.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti berupa satu unit ponsel merek Vivo telah diamankan di Mapolsek Pabean Cantikan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Saat ini tersangka beserta barang bukti sudah kami amankan di mapolsek untuk proses hukum lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku nekat mencuri karena rencananya ponsel tersebut akan dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkas Eko.

Akibat perbuatannya, kini R harus mempertanggungjawabkan tindakan nekatnya di balik jeruji besi.

Example 300250
Baca Juga  Gegara Sandal, Siswa SMA di Surabaya Meninggal Dunia Dikeroyok Empat Adik Kelas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *