Jakarta, Jatimmandiri.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat sinergi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam upaya meningkatkan keterampilan serta memperluas akses kerja bagi perempuan di Indonesia.
Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dan Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjono, di Jakarta, Senin (25/5/2026). Penandatanganan itu turut disaksikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa kolaborasi dengan organisasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan sekaligus memperluas jangkauan program pemerintah di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara lebih luas, khususnya perempuan.
“Sinergi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting agar program ketenagakerjaan dapat berjalan lebih optimal,” ujar Afriansyah Noor.
Ia berharap kerja sama antara Kemnaker dan Kowani dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung peningkatan kompetensi dan kemandirian perempuan di dunia kerja.
Sementara itu, Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjono, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret bagi perempuan melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan keterampilan.
Menurutnya, penguasaan keterampilan menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan taraf hidup sekaligus membuka peluang usaha mandiri bagi perempuan.
“Saya ingin kerja sama ini benar-benar menghadirkan solusi nyata bagi perempuan,” kata Nannie.
Melalui kerja sama ini, Kemnaker dan Kowani berkomitmen memperkuat pemberdayaan perempuan melalui pengembangan kompetensi, pelatihan kerja, serta perluasan akses terhadap peluang kerja dan kewirausahaan.












