Dalam Negeri

Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri Tanamkan Kepedulian Sosial kepada Taruna Akpol melalui Santunan 80 Anak Yatim

×

Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri Tanamkan Kepedulian Sosial kepada Taruna Akpol melalui Santunan 80 Anak Yatim

Sebarkan artikel ini
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyerahkan santunan kepada 80 anak yatim dan dhuafa di Akpol Semarang sebagai teladan kepedulian sosial bagi para taruna.
Example 468x60

Semarang, Jatimmandiri.id – Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para calon perwira.

Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Jumat Berkah dengan memberikan santunan kepada 80 anak yatim dan dhuafa di Masjid As Syuhada Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jumat (10/7/2026).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dedi Prasetyo selaku Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).

Turut hadir para pejabat Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, pejabat Akpol, serta ratusan taruna Akademi Kepolisian.

Sebanyak 80 penerima santunan berasal dari Yayasan Nurul Qur’an Penggaron Lor dan Yayasan Roudhul Qur’an Kauman Semarang. Mereka didampingi lima orang pendamping selama kegiatan berlangsung.

Wakapolri: Polisi Harus Memiliki Empati dan Kepedulian

Usai melaksanakan Salat Jumat berjamaah, Wakapolri secara simbolis menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa di hadapan para taruna Akpol.

Menurutnya, seorang anggota Polri tidak hanya dituntut profesional dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga harus memiliki rasa empati serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Menjadi anggota Polri bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan kasih sayang dan kepedulian. Menyantuni anak yatim dan membantu kaum dhuafa adalah bagian dari pengabdian yang harus dimulai dari keteladanan,” ujar Wakapolri.

Ia berharap nilai-nilai kemanusiaan tersebut dapat tertanam sejak dini dalam diri para taruna sebagai bekal ketika mengemban tugas di tengah masyarakat.

Menanamkan Nilai Pengabdian kepada Taruna Akpol

Kegiatan santunan tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi para taruna Akpol.

Melalui teladan yang diberikan pimpinan Polri, para calon perwira diharapkan memahami bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberi manfaat bagi sesama.

Baca Juga  Polri Mutasi 1.121 Personel, Perkuat Organisasi dan Pelayanan hingga Tingkat Daerah

Semangat berbagi dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun institusi Polri yang semakin humanis dan dekat dengan masyarakat.

Akpol Siap Mendukung Budaya Berbagi di Lingkungan Polri

Pembina Masjid As Syuhada Akpol Semarang, Rochmad, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan Wakapolri.

Menurutnya, keteladanan dari pimpinan menjadi contoh nyata bagi seluruh jajaran Polri untuk terus mengembangkan budaya berbagi kepada masyarakat, khususnya anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa.

“Kami siap mendukung keteladanan yang diberikan Bapak Wakapolri melalui semangat berbagi kepada kaum dhuafa dan fakir miskin. Semoga kepedulian ini menjadi budaya yang terus tumbuh di lingkungan Polri,” ujarnya.

Doa Bersama untuk Bangsa dan Polri

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Ustaz Rochmad Fauzi.

Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan agar seluruh amal ibadah dan kegiatan sosial yang dilakukan mendapat keberkahan dari Allah SWT. Doa juga dipersembahkan bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa agar senantiasa diberikan perlindungan, kesehatan, serta masa depan yang lebih baik.

Selain itu, doa dipanjatkan untuk Presiden Republik Indonesia, Kapolri, Wakapolri, serta seluruh keluarga besar Polri agar diberikan kekuatan, kesehatan, dan petunjuk dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Wujud Komitmen Polri yang Humanis

Melalui kegiatan Jumat Berkah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi.

Keteladanan yang ditunjukkan pimpinan diharapkan menjadi budaya organisasi yang terus hidup dan diterapkan oleh seluruh anggota Polri dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *