Dalam Negeri

Kapolri Cup 2026 Resmi Bergulir, 1.219 Pebulu Tangkis dari Umum, Polri, dan Difabel Ambil Bagian

×

Kapolri Cup 2026 Resmi Bergulir, 1.219 Pebulu Tangkis dari Umum, Polri, dan Difabel Ambil Bagian

Sebarkan artikel ini
Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 resmi dibuka di GOR Universitas Negeri Jakarta dan diikuti 1.219 peserta dari kategori umum, Polri, serta difabel sebagai bagian dari pembinaan olahraga nasional.
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id – Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 resmi dibuka di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Senin (27/7/2026). Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut mengusung tema “Membangun Prestasi untuk Negeri” sebagai implementasi semangat “Polri untuk Masyarakat” melalui pembinaan olahraga yang inklusif dan berorientasi pada prestasi.

Ketua Panitia Pelaksana, Irjen Pol. Mardiyono, mengatakan kejuaraan tahun ini digelar di tiga lokasi, yakni GOR Universitas Negeri Jakarta, GOR Duren Sawit, dan GOR Kecamatan Pondok Bambu. Pembukaan dan penutupan dipusatkan di GOR UNJ, sedangkan pertandingan berlangsung di seluruh venue mulai 27 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Menurut Mardiyono, Kapolri Cup 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sportivitas, kebersamaan, serta mempererat sinergi antara Polri, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Kejuaraan ini bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga membangun semangat persatuan, sportivitas, dan memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat melalui olahraga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 1.219 peserta ambil bagian dalam turnamen tersebut. Rinciannya terdiri atas 591 peserta kategori umum, 558 peserta kategori Polri, dan 70 peserta kategori difabel.

Adapun nomor pertandingan yang dipertandingkan meliputi kategori U-15 Pemula, U-17 Remaja, U-19 Taruna, kategori Polri, serta kategori difabel yang dibagi berdasarkan klasifikasi disabilitas guna menjamin kompetisi berlangsung secara adil dan setara.

Mardiyono menambahkan, penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 merupakan hasil kolaborasi Polri dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Untuk pertama kalinya, Polri juga menggandeng National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) sebagai bentuk komitmen menghadirkan kejuaraan yang inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi atlet penyandang disabilitas.

“Harapan kami, kejuaraan ini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi, memperkuat pembinaan olahraga nasional, serta semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui semangat ‘Polri untuk Masyarakat’,” katanya.

Baca Juga  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Turnamen Olahraga Libatkan Pelajar hingga Lintas Sektor

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, mengapresiasi konsistensi Polri dalam mendukung pembinaan atlet bulutangkis melalui penyelenggaraan kejuaraan yang telah masuk dalam kalender resmi PBSI tahun 2026.

Menurut Ricky, para atlet yang tampil di kategori pembinaan akan dipantau sebagai bagian dari proses pencarian bibit atlet potensial yang nantinya berkesempatan mengikuti seleksi nasional hingga bergabung dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas).

“Kami mengapresiasi komitmen Polri yang terus mendukung pembinaan bulutangkis nasional. Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang penting untuk menjaring atlet-atlet muda berbakat,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua NPCI Provinsi DKI Jakarta, Yasin Onasie. Ia menilai keterlibatan atlet difabel dalam Kapolri Cup 2026 menjadi langkah positif dalam mewujudkan kesetaraan di dunia olahraga.

“Terima kasih kepada Kapolri dan PBSI yang untuk pertama kalinya melibatkan NPCI dalam kejuaraan ini. Ini menjadi bukti bahwa atlet penyandang disabilitas memiliki ruang yang sama untuk berprestasi dan mengharumkan nama bangsa,” tuturnya.

Selain memperebutkan gelar juara, para pemenang akan menerima sertifikat, medali, piala, serta uang pembinaan. Kejuaraan juga dimeriahkan berbagai hiburan bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya Polri mempererat hubungan dengan masyarakat melalui olahraga sekaligus mendorong lahirnya generasi atlet berprestasi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Khofifah Didesak Lakukan Evaluasi Total Surabaya, Jatim Mandiri Perkembangan kasus dugaan pungutan liar (pungli) proses perizinan di Dinas Energi dan…