Surabaya, Jatimmandiri.id – Karier penyanyi campursari muda Niken Salindry terus menanjak. Meski masih berstatus sebagai pelajar SMA, penyanyi asal Kediri, Jawa Timur, itu disebut telah mengantongi honor manggung hingga ratusan juta rupiah dalam sekali penampilan. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa usia muda bukan penghalang untuk meraih kesuksesan di industri musik Tanah Air.
Niken yang lahir pada 29 Juni 2008 kini menjadi salah satu penyanyi campursari dan dangdut koplo yang banyak diminati. Jadwal manggungnya pun semakin padat, tidak hanya di berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga hingga ke luar negeri.
Besarnya tarif manggung Niken terungkap melalui cuplikan video yang viral di media sosial X. Dalam video tersebut, ia mengaku sering menerima tawaran tampil dari berbagai pihak dengan nilai kontrak yang cukup fantastis.
“Iya, di luar negeri aku sering. Kemarin kan sering nego-nego, ada yang 200 (juta). Kadang kan aku pengen ke sana juga, akhirnya aku kasih harga berapa gitu dia mau. Kebanyakan nggak ada yang nego sih,” ujar Niken Salindry, dikutip dari unggahan akun X @reinzivers.
Dari pengakuan tersebut, tarif manggung Niken disebut berada di kisaran Rp200 juta hingga Rp400 juta untuk sekali tampil. Nilai itu menunjukkan tingginya permintaan terhadap penyanyi muda yang kini menjadi salah satu nama paling populer di panggung musik campursari.
Melonjaknya popularitas Niken tidak hanya terlihat dari besarnya nilai kontrak yang diterimanya, tetapi juga dari antusiasme para penggemar. Basis pendukungnya terus berkembang di berbagai daerah, bahkan rela datang dari luar kota hanya untuk menyaksikan penampilannya secara langsung.
Niken mengungkapkan pernah didatangi rombongan penggemar yang datang menggunakan tiga bus. Menurutnya, sebagian dari mereka mulai mengenalnya setelah namanya ramai diperbincangkan akibat candaan perjodohan dengan Bupati Tuban.
“Ada yang sampai bawa bus, tiga. Itu ngefans gara-gara aku dijodohin sama Pak Bupati Tuban,” ungkapnya.
Candaan tersebut sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial dan membuat nama Niken semakin dikenal masyarakat luas. Banyak warganet kemudian mencari tahu sosok penyanyi muda tersebut, mulai dari perjalanan karier hingga kiprahnya di dunia campursari.
Di balik ramainya pembahasan di media sosial, pencapaian Niken dinilai mencerminkan besarnya peluang bagi generasi muda di industri hiburan. Dengan usia yang baru menginjak 18 tahun, ia berhasil membangun karier yang menjanjikan sekaligus menjadi salah satu penyanyi campursari muda dengan popularitas yang terus meningkat.
Keberhasilan itu juga memperlihatkan bahwa musik campursari masih memiliki tempat di hati masyarakat. Kehadiran penyanyi muda seperti Niken Salindry menjadi warna baru yang turut memperluas jangkauan genre tersebut, baik di dalam negeri maupun di panggung internasional.












