Jatim

Homecare Jember Sasar 25 Ribu Keluarga

×

Homecare Jember Sasar 25 Ribu Keluarga

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember Gus Fawait turun langsung ikut bersama para nakes saat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Example 468x60

Jember, Jatimmandiri.id –  Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas layanan kesehatan gratis melalui program Homecare. Kali ini, layanan tersebut menyasar warga lanjut usia (lansia) di Kecamatan Puger, Minggu (16/8/2026) sore.

Bupati Jember Gus Fawait mengatakan, persoalan kesehatan masyarakat tidak bisa hanya ditangani tenaga kesehatan (nakes). Dibutuhkan kerja sama lintas sektor agar layanan kesehatan benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Program Homecare menjadi salah satu langkah Pemkab Jember mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Menurut Gus Fawait, hasil evaluasi di lapangan masih menemukan warga miskin dan penderita penyakit kronis yang kesulitan mengakses layanan kesehatan. Kendala tersebut tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi, tetapi juga keterbatasan fisik.

Padahal, pemerintah telah menyediakan layanan pengobatan gratis. Namun, keberadaan fasilitas kesehatan belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan bagi warga yang tidak mampu mendatangi tempat pelayanan.

Melalui Homecare, petugas dapat mendatangi warga secara langsung sehingga pemeriksaan dan penanganan kesehatan bisa diberikan di rumah. Pendekatan ini diharapkan membuat pelayanan lebih dekat, terutama bagi lansia dan masyarakat dengan penyakit kronis.

Pemkab Jember menargetkan layanan Homecare dapat menjangkau sekitar 25 ribu keluarga. Perluasan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan layanan kesehatan gratis tidak hanya tersedia, tetapi juga benar-benar dapat diakses masyarakat yang membutuhkan.

“Banyak dari mereka terhalang keterbatasan ekonomi maupun fisik, meskipun pemerintah sudah menyediakan fasilitas pengobatan gratis,” ujar Gus Fawait.

Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, Pemkab Jember membagi tanggung jawab pengawasan di setiap kecamatan dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga kepala puskesmas.

Sinergi lintas sektor tersebut mencakup sejumlah instansi. Dinas Kesehatan melalui puskesmas bertanggung jawab memastikan pelayanan medis dan pengobatan rutin pasien. Sementara itu, Dinas Sosial melakukan pendataan sekaligus menangani aspek kemiskinan warga penerima manfaat.

Baca Juga  Revolusi Layanan Lelang, POJOK WANI KPKNL Surabaya Pangkas Birokrasi dan Percepat Pelayanan

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman turut mengidentifikasi rumah tidak layak huni untuk disinergikan dengan program bedah rumah. Sedangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membantu menyelesaikan persoalan administrasi kependudukan warga.

Di sisi lain, Dinas Komunikasi dan Informatika berperan dalam publikasi serta memastikan keterbukaan informasi terkait pelaksanaan program Homecare. Pada tahap awal, pendataan program telah melalui uji coba dengan target sekitar 25 ribu keluarga. Para penerima manfaat nantinya akan mendapatkan kunjungan secara rutin setiap bulan.

Layanan Homecare diprioritaskan bagi lima kelompok masyarakat yang dinilai paling membutuhkan, yakni lansia dengan keterbatasan fisik, ibu hamil berisiko tinggi, anak stunting, penyandang disabilitas, serta masyarakat miskin yang menderita penyakit menahun atau kronis.

Gus Fawait menekankan bahwa esensi kemerdekaan bagi masyarakat bukan hanya terbebas dari berbagai keterbatasan, tetapi juga terpenuhinya kebutuhan dasar, termasuk hak memperoleh pelayanan kesehatan.

Karena itu, Pemkab Jember berkomitmen terus menyisir permukiman warga dan mendatangi masyarakat yang membutuhkan. Langkah tersebut diharapkan memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan hingga ke tingkat keluarga. “Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya – Jatim Mandiri Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali dibuka untuk wisatawan mulai Kamis besok (20/8). Ini seiring…