Teknologi

Google Resmi Luncurkan Login Akun Pakai Video Selfie, Begini Cara Kerjanya

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

Google Resmi Luncurkan Login Akun Pakai Video Selfie, Begini Cara Kerjanya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

California, Jatim Mandiri – Google resmi memperkenalkan metode baru untuk membantu pengguna memulihkan akses akun dengan menggunakan video selfie. Inovasi yang diumumkan melalui Google Security Blog pada 23 Juli 2026 itu menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat perlindungan akun di tengah meningkatnya ancaman pencurian identitas digital.

Berbeda dengan sistem verifikasi berbasis foto, fitur terbaru ini meminta pengguna merekam video singkat sambil mengikuti instruksi tertentu, seperti menggerakkan kepala atau mengubah arah pandangan. Proses tersebut memungkinkan sistem mengenali bahwa verifikasi dilakukan oleh manusia secara langsung, sekaligus mengurangi risiko penyalahgunaan menggunakan foto, rekaman video, maupun teknologi deepfake.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Google menjelaskan bahwa video selfie hanya digunakan sebagai salah satu opsi pemulihan akun. Fitur ini ditujukan bagi pengguna yang kehilangan akses ke perangkat autentikasi, lupa kata sandi, atau mengalami kendala saat menggunakan metode pemulihan lain.

“Selfie video is a new recovery option designed to help verify that it’s really you requesting access to your account,” tulis Google melalui pengumuman resminya pada 23 Juli 2026.

Perusahaan juga menegaskan bahwa video yang direkam tidak digunakan untuk kepentingan lain tanpa persetujuan pengguna. Pengguna tetap memiliki kendali atas data pribadi yang dikirim selama proses verifikasi berlangsung.

Cara Kerja Video Selfie

Saat proses pemulihan akun dimulai, pengguna akan diminta merekam video singkat mengikuti arahan yang muncul di layar. Sistem kemudian memanfaatkan teknologi deteksi wajah dan liveness detection untuk memastikan orang yang melakukan verifikasi benar-benar berada di depan kamera.

Apabila proses berhasil, pengguna dapat melanjutkan tahapan pemulihan akun sebagaimana mekanisme keamanan Google lainnya.

Melengkapi Sistem Keamanan

Google menegaskan video selfie bukan pengganti autentikasi dua faktor (2FA), passkey, atau kode pemulihan akun. Sebaliknya, fitur ini menjadi pilihan tambahan ketika metode lain tidak dapat digunakan.

Baca Juga  Komdigi Dorong Compute Cluster Jadi Kunci Daya Saing AI Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, Google terus memperluas penggunaan teknologi keamanan berbasis biometrik dan kecerdasan buatan untuk menghadapi meningkatnya kasus pencurian akun, phishing, hingga pemalsuan identitas digital.

Dengan hadirnya video selfie sebagai opsi pemulihan akun, Google berharap proses verifikasi identitas menjadi lebih aman sekaligus tetap mudah digunakan oleh pengguna.

Peluncuran fitur dilakukan secara bertahap dan akan tersedia untuk lebih banyak pengguna dalam beberapa waktu ke depan sesuai kebijakan Google di masing-masing wilayah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *