HeadlineOlahraga

Gol Ferran Tores Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

×

Gol Ferran Tores Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 melalui gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu. Simak jalannya pertandingan, kartu merah Enzo Fernandez, statistik, dan fakta menarik final Piala Dunia 2026.
Example 468x60

Jatimmandiri.id- Timnas Spanyol resmi mengukuhkan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) waktu setempat.

Gol tunggal kemenangan Spanyol dicetak Ferran Torres pada babak tambahan waktu. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan La Roja meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah terakhir menjadi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Selain diwarnai permainan berintensitas tinggi, final Piala Dunia 2026 juga diwarnai kartu merah yang diterima gelandang Argentina, Enzo Fernandez, menjelang berakhirnya waktu normal.

Ferran Torres Jadi Pahlawan Kemenangan Spanyol

Pelatih Luis de la Fuente memasukkan Ferran Torres sebagai pemain pengganti pada menit ke-62 menggantikan Mikel Oyarzabal. Pergantian tersebut terbukti menjadi keputusan yang menentukan.

Pada menit ke-106, Nico Williams berhasil menyundul umpan silang Pedro Porro ke depan gawang. Bola kemudian disambar Ferran Torres dari jarak dekat untuk membobol gawang Emiliano Martinez.

Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta sepanjang pertandingan sekaligus memastikan trofi Piala Dunia menjadi milik Spanyol.

“Gol itu milik 47 juta rakyat Spanyol. Ini bukan hanya milik saya atau 26 pemain, tetapi untuk seluruh bangsa kami,” ujar Torres seusai pertandingan.

Enzo Fernandez Dikartu Merah

Argentina harus bermain dengan 10 orang sejak akhir babak kedua setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua akibat melakukan pelanggaran keras terhadap bek muda Spanyol, Pau Cubarsi.

Wasit Slavko Vincic tidak memiliki pilihan selain mengusir gelandang Chelsea tersebut setelah melakukan tekel berbahaya pada menit ke-90.

Unggul jumlah pemain membuat Spanyol semakin leluasa mengendalikan pertandingan hingga akhirnya mencetak gol kemenangan pada babak tambahan waktu.

Baca Juga  Anak Angkat dan Pacar Ditangkap, Kasus Dugaan Pembunuhan Berencana di Ngronggot Nganjuk Terungkap

Spanyol Mendominasi Sepanjang Pertandingan

Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol tampil dominan dengan penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang.

Namun, penampilan gemilang Emiliano Martinez membuat Argentina mampu bertahan cukup lama. Kiper berjuluk Dibu Martinez itu membukukan 11 penyelamatan, jumlah terbanyak yang pernah dicatat seorang penjaga gawang pada final Piala Dunia.

Sebaliknya, Argentina kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan, mereka baru mencatatkan tembakan pertama tepat menjelang pertandingan berakhir ketika sepakan Lionel Messi berhasil diblok pemain bertahan Spanyol pada menit ke-117.

Lionel Messi Gagal Mengantar Argentina Pertahankan Gelar

Kapten Argentina Lionel Messi kembali mencatat sejarah dengan tampil pada final Piala Dunia ketiganya sekaligus menjadi pemain lapangan tertua yang tampil sebagai starter di partai puncak.

Meski tampil penuh, bintang berusia 39 tahun itu gagal membawa Albiceleste mempertahankan gelar yang diraih pada Piala Dunia 2022.

Messi menutup turnamen dengan koleksi delapan gol, terpaut dua gol dari penyerang Prancis Kylian Mbappe yang meraih Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak.

“Saya sedih. Mereka memang bermain lebih baik daripada kami,” kata Messi usai pertandingan.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni juga mengakui keunggulan lawannya.

“Mereka memang lebih baik. Kami sudah memberikan segalanya hingga akhir pertandingan,” ujarnya.

Rekor Baru yang Diukir Spanyol

Keberhasilan menjadi juara membuat Spanyol mencatat sejumlah rekor penting, di antaranya:

  • Meraih gelar Piala Dunia kedua setelah sukses pada 2010.
  • Hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, rekor pertahanan terbaik bagi juara dunia yang memainkan delapan pertandingan.
  • Luis de la Fuente menjadi pelatih tertua yang berhasil membawa tim menjuarai Piala Dunia pada usia 65 tahun.
  • Memperpanjang rekor tidak terkalahkan menjadi 38 pertandingan di semua kompetisi, melampaui catatan Italia yang sebelumnya mencapai 37 laga.
  • Menjadi negara ketiga yang mampu menjuarai Piala Eropa dan Piala Dunia secara beruntun.
Baca Juga  Mbappe Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026, Rodri Jadi Pemain Terbaik dan Spanyol Borong Penghargaan

Final Piala Dunia 2026 Bertabur Bintang

Final Piala Dunia 2026 tidak hanya menyuguhkan duel dua raksasa sepak bola dunia, tetapi juga dihadiri banyak tokoh ternama dari berbagai bidang.

Sejumlah aktor Hollywood seperti Brad Pitt, Tom Cruise, dan Matt Damon hadir menyaksikan pertandingan secara langsung.

Deretan bintang olahraga dunia juga memenuhi tribun stadion, di antaranya Stephen Curry, Kevin Durant, Victor Wembanyama, Shai Gilgeous-Alexander, Serena Williams, Carlos Alcaraz, Patrick Mahomes, David Beckham, Kaka, Didier Drogba, hingga Zinedine Zidane.

Acara penutupan semakin meriah dengan penampilan Post Malone sebelum pertandingan dimulai. Pada jeda babak pertama, FIFA untuk pertama kalinya menghadirkan pertunjukan musik yang dimeriahkan Justin Bieber, Madonna, Shakira, BTS, Burna Boy, serta sejumlah penampil lainnya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut hadir dan mengikuti prosesi penyerahan trofi kepada tim juara.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *