Blora, Jatimmandiri.id, – Suasana haru menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora saat 815 anak yatim menerima santunan dalam acara Gebyar Gerakan Subuh Sejahtera (GASTRA) 10 Muharam 1448 Hijriah, Kamis (25/6/2026). Program yang dipelopori Bupati Blora, Arief Rohman, ini kini telah menjelma menjadi gerakan sosial masif dengan dampak yang dirasakan luas oleh masyarakat.
Bupati Arief Rohman memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi program yang sudah berjalan sejak Agustus 2025 tersebut. Menurutnya, GASTRA bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan perwujudan nyata solidaritas sosial di Bumi Samin.
“Sejak diluncurkan pada 3 Agustus 2025, secara akumulatif GASTRA telah menyantuni 2.657 penerima manfaat. Ini adalah bukti kekuatan gotong royong warga Blora,” ujar Bupati Arief di hadapan para undangan.
Transparansi dan Perluasan Manfaat
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. Ia meminta pihak Baznas Blora agar selalu menjaga amanah publik dan menyambut baik keterlibatan media untuk melakukan pengawasan langsung.
“Pengelolaan harus transparan. Media massa silakan ikut mengawasi, kalau perlu pasang baliho titik penyaluran agar masyarakat bisa menilai langsung,” tegasnya. Ia juga mengajak kalangan pengusaha, BUMN, dan BUMD untuk turut berpartisipasi agar cakupan program semakin luas.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Blora, H. Sutaat, memaparkan bahwa GASTRA telah menyalurkan dana bantuan anak yatim sebesar Rp739 juta sejak Desember 2025. Di luar santunan rutin, Baznas Blora kini merambah sektor perlindungan sosial yang progresif.
Salah satu yang paling disorot adalah pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi marbot masjid se-Kabupaten Blora. Program ini bahkan menjadi percontohan dalam Rakorda Baznas Jawa Tengah karena dinilai inovatif.
Selain itu, Baznas kini gencar melakukan pemberdayaan ekonomi, mulai dari bantuan gerobak usaha hingga pelatihan kerja Gada Pratama yang dilengkapi fasilitasi penyaluran tenaga kerja. Seluruh langkah ini diharapkan mampu menjadi jaring pengaman sosial yang efektif bagi warga Blora yang membutuhkan.












