Jatim

GASPOL Dorong ASN Bojonegoro Konsumsi Beras Lokal Rajekwesi

×

GASPOL Dorong ASN Bojonegoro Konsumsi Beras Lokal Rajekwesi

Sebarkan artikel ini
Pemkab Bojonegoro meluncurkan beras Rajekwesi melalui program GASPOL. Beras lokal dibanderol Rp14.800 per kilogram dan mulai dikonsumsi ASN pada September 2026.
Example 468x60

Bojonegoro, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat kemandirian pangan melalui Gerakan ASN Pelopor Pangan (GASPOL). Program tersebut menggandeng Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri dan Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI) untuk memasarkan beras produksi lokal.

Program tersebut ditandai dengan peluncuran beras lokal melalui kegiatan soft launching di Ruang Angling Dharma, Pendopo Malowopati, Rabu (19/8/2026). Peluncuran dilakukan langsung Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Bojonegoro Penghasil Gabah Terbesar Kedua di Jatim

Bupati Setyo Wahono mengatakan, gerakan kemandirian pangan perlu dimulai dari lingkungan pemerintahan. Karena itu, ASN diharapkan menjadi contoh dalam menggunakan dan mencintai produk hasil pertanian daerah.

“Semangat membangun kemandirian daerah kita mulai dari ASN. Saya minta komitmen Bapak Ibu untuk menjadi contoh dan bersama-sama cinta produk Bojonegoro,” ujar Setyo Wahono.

Menurutnya, Bojonegoro memiliki potensi besar di sektor pertanian. Kabupaten tersebut disebut sebagai salah satu daerah penghasil gabah terbesar di Jawa Timur.

“Bojonegoro ini penghasil gabah nomor 2 di Jawa Timur. Sayang kalau hasilnya keluar semua, lalu berasnya kembali masuk ke sini dengan harga lebih mahal karena biaya transportasi. Ini yang harus kita putus,” tegasnya.

Melalui GASPOL, pemerintah daerah ingin memperpendek rantai distribusi sekaligus memastikan hasil pertanian petani Bojonegoro dapat dinikmati masyarakat setempat.

PERPADI Siap Serap Gabah Petani

Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Bojonegoro menggandeng PERPADI. Gabah hasil panen petani diharapkan dapat diserap penggilingan lokal dan selanjutnya dikelola melalui Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri.

Ketua PERPADI Bojonegoro H. Untung Basuki menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi dengan BUMD dapat menjadi langkah untuk memperkenalkan sekaligus memperluas pasar beras produksi daerah.

“Alhamdulillah, PERPADI bersinergi dengan BUMD Pangan Mandiri untuk mengenalkan produk beras asli Bojonegoro. Semoga cocok dengan selera masyarakat Bojonegoro dan ke depan BUMD dapat berperan sesuai harapan Pemda khususnya di bidang pangan,” kata Untung.

Baca Juga  Polres Bojonegoro Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Ngambon

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pemasaran beras lokal, tetapi juga memberikan kepastian pasar bagi petani dan membantu menjaga kestabilan harga gabah.

Beras Rajekwesi Dibanderol Rp14.800 per Kilogram

Dari kerja sama tersebut, lahirlah beras premium lokal dengan merek Rajekwesi. Beras tersebut dipasarkan khusus bagi ASN dengan harga Rp14.800 per kilogram.

Sebagai tahap awal, ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Bojonegoro akan diarahkan mulai mengonsumsi beras Rajekwesi pada September 2026.

Target konsumsinya minimal 15 kilogram per orang setiap bulan.

Bupati Setyo Wahono menegaskan, keberlanjutan GASPOL sangat bergantung pada kemampuan BUMD menjaga kualitas sekaligus menawarkan harga yang kompetitif.

“Semuanya akan jalan jika BUMD Pangan bisa menjaga kualitas dan harganya kompetitif,” pesannya.

Melalui konsep social entrepreneur, Pemkab Bojonegoro berharap GASPOL tidak berhenti pada konsumsi ASN. Gerakan tersebut diharapkan menjadi pemantik agar masyarakat ikut memilih produk pangan lokal.

Jika pasar beras lokal semakin kuat, rantai ekonomi dari petani, penggilingan hingga konsumen diharapkan ikut tumbuh. Dengan begitu, hasil pertanian Bojonegoro tidak hanya menjadi komoditas yang dikirim keluar daerah, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sendiri.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Bank Syariah Indonesia Regional VIII Surabaya dan Regional XII Surabaya Bali Nusra menggandeng investor serta sejumlah lembaga…