Jatim

Ekspedisi 81 Gunung Arjuno: Khofifah Lepas 500 Pendaki Bentangkan Merah Putih 81 Meter

×

Ekspedisi 81 Gunung Arjuno: Khofifah Lepas 500 Pendaki Bentangkan Merah Putih 81 Meter

Sebarkan artikel ini
Ekspedisi 81
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi memberangkatkan Tim Ekspedisi 81 Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa lepas 500 pendaki Ekspedisi 81 dari Gedung Negara Grahadi menuju Gunung Arjuno.
  • Ekspedisi kibarkan bendera Merah Putih di Puncak Ogal Agil, bentangkan bendera 81 meter, serta tanam 500 bibit pohon konservasi.
  • Diikuti peserta dari 16 provinsi, misi dipimpin Brigjen TNI Singgih Pambudi Arinto serentak di 5 puncak kawasan Tahura Raden Soerjo.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jawa Timur ditandai dengan aksi kolosal yang memadukan semangat patriotisme dan pelestarian lingkungan hidup.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi memberangkatkan Tim Ekspedisi 81 Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno langsung dari halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (15/8/2026).

Ekspedisi berskala nasional ini melibatkan kekuatan penuh sebanyak 500 pendaki dan tim pendukung. Mengusung tema besar “Merawat Hutan, Mencegah Kebakaran, Menjaga Kehidupan, Menguatkan Indonesia”.

Misi ini tidak sekadar menargetkan pengibaran Sang Saka Merah Putih di Puncak Ogal Agil. Tetapi juga membentangkan kain bendera Merah Putih raksasa sepanjang 81 meter sebagai simbol perayaan usia ke-81 tahun Republik Indonesia.

Saat memompa motivasi seluruh tim ekspedisi, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting.

Dalam membumikan nilai-nilai nasionalisme, gerakan konservasi lingkungan, serta upaya mitigasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kita bangga atas jiwa patriotisme yang dimiliki peserta. Begitu besar animo mereka, sampai yang berpartisipasi angkanya hingga ratusan. Terima kasih, kalianlah yang menghidupkan semangat kemerdekaan dan patriotisme bahkan di dekade ke-8 ini,” ujar Gubernur Khofifah.

“Dan tema ekspedisi ini saya kira sangat sesuai. Karena selain bertepatan dengan kemerdekaan, kali ini juga ada peristiwa karhutla Bromo yang perlu menjadi perhatian dan tanggungjawab kita bersama,” lanjutnya.

Baca Juga  Motor Kerabat Digadai Rp12 Juta, Pemuda Tulungagung Dikecrek

Ruang Temu Nusantara: Peserta Lintas Unsur dari 16 Provinsi

Seremoni pemberangkatan diawali dengan penyerahan bendera Merah Putih secara simbolis oleh Gubernur Khofifah kepada sembilan perwakilan elemen peserta.

Perwakilan tersebut mencakup unsur Bakorwil II Bojonegoro, TNI-Polri, organisasi pecinta alam dan Pramuka, kelompok pendaki perempuan, mahasiswa dan pelajar, relawan, LSM, awak media, hingga perwakilan dunia usaha.

Setelah prosesi penyerahan pataka, Khofifah mengibaskan bendera start untuk melepas iring-iringan armada truk Brimob dan bus yang mengangkut rombongan menuju kaki Gunung Arjuno.

Ekspedisi 81 ini dipimpin langsung oleh Brigadir Jenderal TNI Singgih Pambudi Arinto, yang nantinya juga bertindak sebagai Inspektur Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Pasar Dieng.

Antusiasme kegiatan ini terpancar dari keragaman asal daerah peserta. Selain dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Para pendaki tercatat berasal dari 16 provinsi di seluruh Indonesia, meliputi Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Papua Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, hingga Sumatera Utara.

Khofifah menilai, perjumpaan beragam elemen masyarakat dari penjuru Nusantara ini mengukuhkan Jawa Timur sebagai ruang temu nasional untuk merajut persaudaraan dan menggerakkan patriotisme ekologis.

“Kedaulatan bukan hanya tentang menjaga batas wilayah, tetapi juga kemampuan menjaga sumber air, keanekaragaman hayati, pangan, dan ruang hidup bangsa. Kemakmuran harus dibangun dengan memastikan ekonomi dan ekologi berjalan searah,” tegas Khofifah.

Aksi Nyata Konservasi: Tanam 500 Pohon di Ketinggian 3.339 MDPL

Sebagai benteng ekologi strategis Jawa Timur dengan ketinggian 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl), kelestarian kawasan Gunung Arjuno menjadi fokus perhatian utama. Oleh karena itu, ekspedisi ini diintegrasikan langsung dengan serangkaian program pemulihan ekosistem.

Baca Juga  Motor Hantam Truk Tangki di Pungging Mojokerto, Pengendara Luka Berat

Aksi lapangan tersebut diwujudkan melalui:

  • Penanaman 500 batang bibit pohon jenis Ficus dan cemara gunung di area kritis.
  • Pemasangan papan imbauan pencegahan kebakaran hutan di titik-titik strategis.
  • Aksi bersih jalur pendakian (*clean-up*) secara terkoordinasi di sepanjang rute.

Guna memastikan operasional konservasi berjalan optimal, Gubernur Khofifah menyerahkan secara simbolis bibit Ficus kepada perwakilan tim. Selain itu, diserahkan pula program CSR berupa 1 unit mobil operasional dari Bank Jatim kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi.

Serentak di 5 Puncak Tahura Raden Soerjo Libatkan 650 Peserta

Geliat perayaan kemerdekaan berbasis ekologi ini tidak hanya terkonsentrasi di Gunung Arjuno. Gerakan pengibaran Merah Putih secara serentak juga digelar di lima puncak bukit dengan jalur pendakian pendek di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, yaitu:

  1. Puncak Lincing
  2. Puncak Watu Jengger
  3. Puncak Semar
  4. Puncak Pundak
  5. Puncak Cendono

Rangkaian upacara kemerdekaan di lima titik bukit Tahura Raden Soerjo tersebut melibatkan partisipasi sekitar 650 peserta tambahan.

Menutup arahannya, Khofifah menitipkan pesan moral dan keselamatan kepada seluruh pendaki agar mematuhi standar operasional prosedur di gunung serta menjaga keluhuran simbol negara.

“Saya hanya berpesan, tolong jaga diri dan marwah bangsa. Jangan sampai melanggar peraturan pendakian, dan tolong jaga selalu Merah Putih tetap di posisi yang layak. Tapi yang terpenting, jangan sampai sakit dan saling menjaga satu sama lain,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

MALANG, JATIM MANDIRI – Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad meneguhkan semangat pengabdian dan menjaga kedaulatan bangsa dalam peringatan HUT ke-81…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat kedaulatan Indonesia melalui kemandirian pangan, energi, ekonomi,…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Tujuh satuan kerja Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Timur beradu kreativitas melalui lomba video “DJKN se-Jatim…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri BRI Regional Office 12 Surabaya memberikan penghargaan kepada insan BRILiaN dan unit kerja berprestasi melalui BRI Excellence…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Satlantas Polres Malang membagikan miniatur bendera Merah Putih pada kendaraan pengguna jalan di Kabupaten Malang, Senin (17/8)….