Edu-Life & SportKota BesarPolitik

Dukung Pelestarian Dolanan Tradisional, PKS Surabaya Apresiasi Gelaran Semarak Budaya 2026

Penulis: Alif Bintang
×

Dukung Pelestarian Dolanan Tradisional, PKS Surabaya Apresiasi Gelaran Semarak Budaya 2026

Sebarkan artikel ini
Reni Astuti berswafoto dengan pengurus PKS Surabaya dan jajaran Future Ready Agency.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id — Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Surabaya memberikan dukungan terhadap pemajuan kebudayaan dan ruang ekspresi generasi muda.

Hal itu terlihat dalam pelaksanaan festival kebudayaan bertajuk Semarak Budaya 2026: Kumpul Bareng, Dolan Bareng yang digelar di Lagoon Avenue Outdoor Park, Surabaya, Sabtu (19/9/2026).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Ketua PKS Surabaya M Frimainto Utomo hadir secara langsung. Bersama Andriyanto selaku bendahara, ia menyaksikan secara dekat inisiatif yang digagas oleh Kementerian Kebudayaan bersama Komisi X DPR RI tersebut.

Bung Tomo, sapaan karib M Frimainto Utomo, menyebut bahwa kedatangannya ini mempertegas komitmen partai dalam mengawal program-program pemberdayaan pemuda dan pelestarian nilai-nilai tradisi Nusantara.

“PKS Surabaya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif kreatif seperti Semarak Budaya ini. Pendekatan yang mengusung konsep dolan bareng ini sangat tepat dan terbukti berhasil merangkul anak muda untuk mencintai kembali tradisi dan budaya lokal tanpa merasa terbebani,” ujarnya.

Bung Tomo menambahkan, kebudayaan dan ekonomi kreatif merupakan dua elemen vital yang harus terus diberi ruang tumbuh di Pahlawan.

“Ruang-ruang interaksi positif seperti ini bukan hanya merawat identitas budaya bangsa, tetapi juga membangun karakter generasi muda yang kreatif, tangguh, dan terkoneksi satu sama lain. Kami berkomitmen untuk terus mendorong dan memfasilitasi ruang-ruang kreasi anak muda di Surabaya agar semakin bertumbuh,” tambahnya.

Berkat tangan dingin komunitas anak muda, Future Ready Agency, suasana festival yang diikuti oleh 536 anak-anak dan remaja ini tampak hidup.

Daya tarik yang memikat perhatian pengunjung terlihat pada area dolanan tradisional yang dikreasikan bersama Kampoeng Dolanan.

Para remaja tampak sangat antusias menjajal beragam permainan masa kecil, seperti egrang, bakiak, engklek, hingga dakon.

Gelak tawa dan suasana hangat menyelimuti area festival saat para pemuda saling berinteraksi dan bernostalgia menaklukkan tantangan permainan klasik tersebut.

Baca Juga  Evita Dorong Krangganharjo Jadi Desa Wisata ala Panglipuran
Bendahara PKS Surabaya, Andriyanto, meninjau stan UMKM.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI Reni Astuti dalam sambutannya memberikan apresiasi.

Menurutnya, keterlibatan aktif generasi muda merupakan kunci utama dalam menjaga keberlanjutan tradisi bangsa.

“Peran generasi muda sangat krusial dalam melanjutkan serta melestarikan keberlanjutan tradisi yang ada. Di tangan anak muda, budaya dapat hadir sebagai pemersatu bangsa,” tegas Reni.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa inovasi yang lahir dari ruang-ruang kreatif seperti festival ini secara langsung turut memacu pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat tapak.

“Inovasi ini memperlihatkan bagaimana ekonomi kreatif tumbuh dari potensi serta kekreatifan yang muncul di lapangan. Generasi muda sejatinya tidak pernah jauh dari tradisi. Justru lewat kreativitas dan ide-ide yang luar biasa, mereka mampu membuat budaya semakin melekat di hati banyak orang,” tutur Reni.

Selain permainan tradisional, pengunjung juga diajak terlibat langsung dalam berbagai aktivitas paralel, mulai dari belajar membatik bersama Batik Okra, merangkai bunga dengan Rangkai Bareng, memainkan gamelan bersama Bharada Unesa, hingga meracik kopi Nusantara bersama Selagi Muda Kopi.

Acara ini juga dilengkapi talkshow kebudayaan, pertunjukan seni, serta creative market yang melibatkan UMKM lokal.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *