
Gresik, Jatimmandiri.id – inDrive menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan tindak kriminal yang menimpa seorang pengemudi mitra mereka di wilayah Gresik, Jawa Timur.
Dalam pernyataan resminya, inDrive menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan pengguna maupun pengemudi tetap menjadi prioritas utama perusahaan.
Saat ini, tim internal tengah melakukan peninjauan lebih lanjut terkait detail akun dan perjalanan yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Perusahaan juga menyatakan siap bekerja sama dengan aparat kepolisian setempat guna mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
Sebagai langkah pencegahan sementara, akun yang berkaitan dengan perjalanan tersebut telah diblokir selama investigasi dilakukan.
Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian bermula ketika seorang pengemudi menerima order perjalanan melalui aplikasi inDrive pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Pengemudi diketahui menjemput penumpang dari kawasan Tanjung Perak menuju Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
Setelah tiba di lokasi tujuan, pengemudi tersebut diduga menjadi korban tindak kriminal dan kehilangan sepeda motor miliknya.
inDrive mengimbau seluruh pengguna dan pengemudi agar selalu meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan, terutama ketika menuju wilayah yang minim penerangan atau kawasan terpencil.
Selain itu, perusahaan meminta agar setiap aktivitas mencurigakan segera dilaporkan kepada pihak berwenang maupun layanan dukungan inDrive agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami berharap pihak berwenang dapat segera mengungkap pelaku dan proses investigasi berjalan lancar. Kami juga menyampaikan dukungan dan simpati kepada pengemudi yang terdampak beserta keluarganya,” tulis pernyataan resmi inDrive.












