Surabaya, Jatimmandiri.id – Ajang bergengsi Kejuaraan Tenis Piala Wali Kota Surabaya 2026 resmi mencapai puncaknya pada Minggu, 7 Juni 2026.
Dalam turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 ini, para atlet tuan rumah tampil luar biasa dengan menyapu bersih gelar juara di berbagai nomor pertandingan.
Berlangsung sejak 4 Juni 2026 di Lapangan Tenis PDAM Surabaya, turnamen ini sekaligus menjadi panggung pembuktian supremasi tenis Surabaya.
Para atlet binaan Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Surabaya menunjukkan dominasi penuh sepanjang kompetisi, menguasai podium di hampir seluruh kategori yang dipertandingkan.
Ketua Pelti Surabaya, Achmad Zaini, menyambut hangat keberhasilan ini sebagai sinyal positif bagi ekosistem pembinaan olahraga di Kota Pahlawan.
Baginya, raihan gelar juara tersebut merupakan cerminan dari dedikasi panjang yang telah dibangun.
“Alhamdulillah, atlet-atlet Surabaya mampu menunjukkan kualitasnya dan berhasil meraih hasil terbaik. Ini bukan hasil instan, tetapi buah dari latihan, disiplin, dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Zaini ditemui di lokasi.
Lebih dari sekadar memperebutkan trofi, turnamen ini diposisikan sebagai wadah strategis untuk mengasah mental bertanding serta menambah jam terbang atlet muda Surabaya.
Hal ini menjadi krusial dalam mematangkan persiapan mereka menghadapi tantangan kompetisi yang lebih tinggi, termasuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang.
Kendati berhasil mendominasi, Zaini mengingatkan para atlet untuk tetap membumi dan tidak terlena dengan capaian saat ini.
Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga kualitas permainan di tengah persaingan yang kian kompetitif.
“Prestasi ini harus dijaga. Tantangan ke depan tentu lebih berat. Kami ingin tenis Surabaya tetap menjadi barometer pembinaan atlet di Jawa Timur,” tegas Zaini, yang juga Kasatpol PP Surabaya ini.
Kesuksesan dalam Piala Wali Kota 2026 ini kian mengukuhkan posisi Surabaya sebagai pusat talenta tenis berbakat.
Ke depan, Pelti Surabaya berkomitmen penuh untuk terus memperkuat sistem pembinaan dan kompetisi berjenjang, demi melahirkan generasi petenis muda yang siap membawa nama Surabaya berkiprah di level nasional maupun internasional.
“Dalam Porprov mendatang, kami menargetkan medali emas untuk seluruh nomor yang dipertandingkan. Melihat hasil hari ini, kami optimistis atlet Kota Pahlawan mampu meraih hasil terbaik,” tuntas Zaini.












