Bojonegoro, Jatimmandiri.id-Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro yang baru, Muhammad Rohmadi, S.H., M.H., di Pendopo Malowopati, Selasa (18/8/2026) malam.
Penyambutan pejabat baru tersebut berlangsung hangat dengan penampilan Tari Kahyangan Api yang disuguhkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro.
Kehadiran Muhammad Rohmadi diharapkan semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan Kejaksaan Negeri Bojonegoro, terutama dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.
Sebelumnya, posisi Kajari Bojonegoro sempat kosong hampir dua bulan setelah pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun.
Dorong Kolaborasi untuk 430 Desa
Dalam sambutannya, Muhammad Rohmadi menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemkab Bojonegoro. Ia berharap dapat diterima dengan baik dan menjalankan tugas secara optimal selama bertugas di Bojonegoro.
“Saya minta untuk penugasan ini tolong bisa diterima. Kalau ada yang salah, harap ditegur, supaya kembali ke jalan yang benar,” ujar Muhammad Rohmadi.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa kebersamaan dan kolaborasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam menjalankan pemerintahan serta pembangunan daerah.
Menurut Setyo Wahono, luasnya wilayah Bojonegoro dengan 430 desa/kelurahan yang tersebar di 28 kecamatan membutuhkan koordinasi yang kuat dan komunikasi lintas lembaga.
“Kita selama ini sudah menjalin kerja sama dan kolaborasi. Tentu harapan kami komunikasi dan koordinasi tidak bersifat formal, tetapi konstruktif,” kata Setyo Wahono.
Bupati juga menyampaikan selamat datang kepada Muhammad Rohmadi sebagai Kajari Bojonegoro yang baru. Ia berharap hubungan yang selama ini terjalin antara Pemkab Bojonegoro dan Kejari Bojonegoro dapat terus diperkuat.
“Terima kasih, Pak Kajari. Ke depan kita terus bersinergi, berkolaborasi dan membangun tata kelola dengan baik, sehingga kesejahteraan dapat terwujud dengan nyata,” tegasnya.
Setyo Wahono berharap kehadiran Kajari baru dapat memperkuat sinergi antarlembaga, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, memberikan kepastian hukum, serta mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro. (sdr/ono)












