Surabaya, Jatimmandiri.id – Proses rehabilitasi pengguna narkoba sering kali dipersepsikan sebagai pengalaman yang kaku dan penuh keterbatasan. Namun, Yayasan Rumah Kita Surabaya (YRKS) mendobrak stigma tersebut.
Berlokasi di Jalan Ngagel Madya, lembaga ini mengedepankan pendekatan yang lebih dinamis dengan mengintegrasikan kegiatan pemulihan fisik, mental, dan sosial agar para klien dapat kembali berdaya di masyarakat.
Salah satu program unggulan yang konsisten diterapkan adalah outing atau kegiatan di luar lingkungan rehabilitasi.
Bukan sekadar rekreasi, aktivitas ini dirancang sebagai sarana pembelajaran krusial untuk mengembalikan rasa percaya diri para klien.
Kepala YRKS, Fendy Hermawan, menegaskan bahwa lingkungan rehabilitasi yang inklusif justru mempercepat proses adaptasi klien.
Menurutnya, pemulihan tidak seharusnya menuntut seseorang untuk terus terisolasi.
“Rehabilitasi tidak harus selalu dikurung. Kami mengajak mereka melakukan kegiatan di luar karena outing bukan hanya sarana rekreasi, melainkan media pembelajaran yang sangat penting dalam proses pemulihan mereka,” ujar Fendy, Minggu, 7 Juni 2026.

Melalui program ini, klien diajak untuk mengeksplorasi kembali kebahagiaan melalui cara-cara yang sehat, seperti menikmati alam, berolahraga, hingga menjalin interaksi sosial yang bermakna.
Langkah ini bertujuan untuk mengubah pola pikir lama yang selama ini lekat dengan gaya hidup tidak sehat.
Fendy menjelaskan, pengalaman langsung di luar panti menjadi kunci bagi klien untuk menyadari bahwa kepuasan hidup tidak bergantung pada zat terlarang.
“Klien belajar bahwa mencari kesenangan tidak harus melalui narkoba atau mabuk-mabukan,” tuturnya.
“Dengan pengalaman langsung di luar, mereka dapat melatih kemampuan bersosialisasi, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus membangun pola pikir baru bahwa hidup sehat tanpa narkoba tetap bisa memberikan kebahagiaan dan kepuasan yang jauh lebih berarti,” sambung Fendy.












